Senin, 8 Juni 2026

Morowali Hari Ini

Ribuan Pelita Terangi Lapangan Sangiang Kinabuka dalam Tradisi Montunu Hulu

Pemandangan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam pelaksanaan Festival Montunu Hulu.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Ismet Togean 20
Ribuan obor kecil atau lampu pelita yang terbuat dari botol kaca menerangi Lapangan Sangiang Kinabuka, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, dalam rangkaian tradisi Montunu Hulu atau bakar obor, pada Senin (16/3/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Festival Montunu Hulu: Ribuan obor kecil atau lampu pelita dari botol kaca menerangi Lapangan Sangiang Kinabuka, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, pada Senin malam (16/3/2026).
  • Pemandangan Indah: Lampu pelita disusun rapi membentuk pola indah yang memancarkan cahaya hangat di malam hari, menciptakan suasana semarak dan khidmat.
  • Tujuan Tradisi: Festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya masyarakat To Bungku dalam menyambut malam Lailatul Qadar pada malam ke-27 Ramadan.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Ribuan obor kecil atau lampu pelita yang terbuat dari botol kaca menerangi Lapangan Sangiang Kinabuka, Kelurahan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, dalam rangkaian tradisi Montunu Hulu atau bakar obor, pada Senin (16/3/2026) malam.

Lampu-lampu pelita tersebut disusun rapi di atas lapangan sehingga membentuk pola yang indah dan memancarkan cahaya hangat di tengah suasana malam. 

Pemandangan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam pelaksanaan Festival Montunu Hulu yang digelar setiap tahun.

Cahaya pelita yang berjajar memenuhi lapangan menciptakan suasana yang semarak sekaligus khidmat. 

Di bagian belakang area kegiatan terlihat panggung utama dengan sorotan lampu panggung yang menambah kemeriahan acara.

Baca juga: Ratusan Siswa Meriahkan Festival Montunu Hulu dengan Pawai Obor

Tradisi Montunu Hulu merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Morowali untuk melestarikan budaya masyarakat To Bungku dalam menyambut malam Lailatul Qadar pada malam ke-27 Ramadan. 

Tradisi ini ditandai dengan menyalakan obor atau pelita sebagai simbol cahaya, harapan, dan keberkahan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Morowali, Wakil Bupati Morowali, Ketua DPRD Morowali, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Morowali.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap tradisi Montunu Hulu tetap terjaga sebagai warisan budaya sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat Morowali.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved