Mudik 2026
Puncak Arus Mudik Lebaran 1447 H, 1.800 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang yang naik dan turun menggunakan KM Lambelu.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- PT Pelni Cabang Palu mencatat 1.800 penumpang pada puncak arus mudik di Pelabuhan Pantoloan (17 Maret 2026).
- Jumlah tersebut terdiri dari 700 penumpang berangkat dan 1.100 penumpang datang menggunakan KM Lambelu.
- Rute keberangkatan: Balikpapan, Parepare, Makassar, Baubau, Maumere, hingga Larantuka.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu mencatat sebanyak 1.800 penumpang melintas di Pelabuhan Penumpang Pantoloan pada puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026).
Jumlah tersebut merupakan akumulasi penumpang yang naik dan turun menggunakan KM Lambelu.
Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Kota Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan, sebanyak 700 penumpang tercatat berangkat, sementara 1.100 penumpang lainnya turun di Pelabuhan Pantoloan.
“Penumpang yang berangkat menuju Balikpapan, Parepare, Makassar, Baubau, Maumere hingga Larantuka. Sementara yang datang berasal dari Tarakan dan Nunukan,” ujarnya saat ditemui di Posko Mudik Pelabuhan Pantoloan, Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu.
Pantauan TribunPalu.com di lokasi, aktivitas penumpang mulai meningkat sejak pukul 19.00 WITA.
Calon penumpang tampak memadati area dermaga menjelang kedatangan KM Lambelu yang sandar sekitar pukul 21.00 WITA.
Baca juga: BREAKING NEWS: Muhammadiyah Palu Tetapkan 7 Titik Salat Idul Fitri Digelar 20 Maret 2026
Sejumlah porter terlihat hilir mudik membantu penumpang mengangkut barang bawaan hingga ke atas kapal.
Christian menyebut, jika dibandingkan dengan keberangkatan pada 13 Maret 2026, jumlah penumpang pada puncak arus mudik kali ini justru mengalami penurunan.
Pada 13 Maret lalu, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 980 orang, sedangkan penumpang yang turun mencapai 2.300 orang.
“Perbedaan ini dipengaruhi rute pelayaran. Saat itu kapal menuju Balikpapan dan Surabaya, sementara hari ini lebih ke arah Makassar,” jelasnya.
Christian memprediksi puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada 23 hingga 25 Maret 2026.
Terkait keterlambatan KM Lambelu, Christian menjelaskan hal itu disebabkan penyesuaian jadwal selama masa angkutan Lebaran.
Awalnya kapal dijadwalkan sandar pada 17 Maret 2026 pukul 17.00 WITA dan berangkat pukul 19.00 WITA.
| Arus Balik Lebaran, 1.227 Penumpang Tinggalkan Banggai Naik KM Tilongkabila |
|
|---|
| Arus Mudik Mulai Meningkat, Satlantas Polres Buol Intensifkan Patroli |
|
|---|
| PLN UID Suluttenggo Pastikan 47 SPKLU Siap Layani Pemudik EV di Tiga Provinsi |
|
|---|
| PLN UP3 Palu Pastikan 10 SPKLU Siap Layani Pemudik Kendaraan Listrik |
|
|---|
| Kapolda Sulteng Cek Langsung Pos Terpadu dan Pelabuhan Feri Kolonodale Morowali Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/gd78asg78dad-ga7-dga7.jpg)