Sabtu, 11 April 2026

Sulteng Hari Ini

Disbunak Sulteng Targetkan 15 Ribu Hewan Ternak Tervaksinasi PMK Tahun 2026

Target tersebut ditetapkan berdasarkan alokasi vaksin PMK yang disalurkan pemerintah pusat ke wilayah Sulawesi Tengah.

|
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
PMK HEWAN KURBAN - Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Disbunak Sulteng, Dandy Alfita 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan sebanyak 15 ribu hewan ternak tervaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang tahun 2026.

Target tersebut ditetapkan berdasarkan alokasi vaksin PMK yang disalurkan pemerintah pusat ke wilayah Sulawesi Tengah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Disbunak Sulteng, Dandy Alfita, mengungkapkan hingga Maret 2026, realisasi vaksinasi telah mencapai hampir 5 ribu ekor ternak.

Baca juga: Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Berjalan Optimal

“Data realisasi sampai bulan Maret sekitar 4.981 ekor atau hampir 5 ribu ekor ternak yang sudah divaksin PMK. Data ini terus bergerak karena terlapor secara dinamis melalui aplikasi,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan data Disbunak Sulteng, capaian vaksinasi tersebut terdiri dari program pemerintah (APBN) dan vaksinasi mandiri oleh pelaku usaha.

Untuk program vaksinasi PMK yang bersumber dari APBN periode Januari–Maret 2026, tercatat sebanyak 3.157 ekor sapi telah divaksinasi di sejumlah daerah.

Kabupaten Donggala menjadi wilayah dengan capaian tertinggi, yakni 1.460 ekor sapi, disusul Kabupaten Poso sebanyak 500 ekor, Buol 502 ekor, Tojo Una-Una 498 ekor, dan Banggai 147 ekor serta tambahan 50 ekor dari wilayah yang sama.

Sementara itu, vaksinasi mandiri mencatat total 1.824 ekor ternak, yang terdiri dari 1.624 ekor sapi dan 200 ekor kambing.

Vaksinasi mandiri ini dilakukan oleh pelaku usaha dan peternak, termasuk untuk kebutuhan lalu lintas ternak antarwilayah.

Baca juga: Kota Palu Catat 542 Kasus Suspek Campak, Terbanyak di Sulteng

Dandy menjelaskan, vaksinasi menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran PMK, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.

Ia mengimbau para peternak untuk tetap menjaga kesehatan hewan ternaknya, baik dari sisi pakan maupun kebersihan kandang.

Selain itu, Disbunak Sulteng juga terus menggencarkan vaksinasi serta pengawasan di lapangan guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat.


“Vaksinasi PMK tetap dilakukan untuk menghindari masuknya penyakit, apalagi menjelang Idul Adha di mana mobilitas ternak meningkat,” jelasnya.

Disbunak Sulteng juga menurunkan tim pengawas untuk memantau kondisi hewan kurban di berbagai titik pemotongan.

Baca juga: Rencana Doni Salmanan Usai Bebas Penjara, Minta Doa Ingin Kembali Berbisnis dan Jadi Kreator Lagi

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan daging yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved