Idul Adha 2026
Capaian Vaksin PMK Sulteng 3.157 Ekor Sapi dari Program APBN
Capaian tersebut merupakan akumulasi vaksinasi dari program pemerintah dan vaksinasi mandiri.
Ringkasan Berita:
- Provinsi Sulawesi Tengah mencatat 4.981 ekor hewan ternak telah divaksinasi PMK hingga Maret 2026, mencakup program pemerintah dan vaksinasi mandiri peternak.
- Vaksinasi APBN Januari–Maret 2026 menyasar 3.157 ekor sapi, dengan capaian tertinggi di Kabupaten Donggala (1.460 ekor), diikuti Poso 500, Buol 502, Tojo Una-Una 498, dan Banggai 197 ekor.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Berdasarkan data Disbunak Sulteng, vaksinasi yang bersumber dari APBN periode Januari–Maret 2026 menyasar 3.157 ekor sapi di sejumlah kabupaten.
Sebanyak 4.981 ekor hewan ternak di Provinsi Sulawesi Tengah telah menjalani vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga Maret 2026.
Capaian tersebut merupakan akumulasi vaksinasi dari program pemerintah dan vaksinasi mandiri yang dilakukan oleh peternak maupun pelaku usaha.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sulteng, Dandy Alfita, mengatakan data tersebut bersifat dinamis karena terus diperbarui melalui sistem pelaporan.
Baca juga: Kabupaten Donggala Paling Banyak Ternak Divaksin PMK di Sulteng
“Realisasi sampai bulan Maret sekitar 4.981 ekor atau hampir 5 ribu ekor. Data ini bergerak dinamis karena terinput dalam aplikasi,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Kabupaten Donggala mencatat capaian tertinggi dengan 1.460 ekor sapi, disusul Poso sebanyak 500 ekor, Buol 502 ekor, Tojo Una-Una 498 ekor, serta Banggai dengan total 197 ekor.
Selain itu, vaksinasi mandiri turut menyumbang angka signifikan, yakni 1.824 ekor ternak, terdiri dari 1.624 ekor sapi dan 200 ekor kambing.
Vaksinasi mandiri ini umumnya dilakukan untuk mendukung kebutuhan lalu lintas ternak, termasuk pengiriman hewan ke luar daerah.
Dandy menjelaskan, upaya vaksinasi terus digencarkan sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran PMK yang mulai kembali muncul di sejumlah wilayah di Indonesia.
Ia menekankan pentingnya peran peternak dalam menjaga kesehatan hewan, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.
Baca juga: Astra Honda Target Dominasi di Asia Road Racing Championship 2026, Turunkan Lima Pebalap Andalan
“Peternak diharapkan menjaga kondisi hewan, baik dari segi pakan maupun kesehatan, serta tetap melakukan vaksinasi PMK untuk mencegah penyebaran penyakit,” jelasnya.
Selain vaksinasi, Disbunak Sulteng juga melakukan pengawasan di lapangan melalui tim teknis yang disebar di kabupaten dan kota.
Pengawasan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan hewan hingga pemantauan di lokasi pemotongan hewan kurban.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang disembelih dalam kondisi sehat dan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman dikonsumsi. (*)
| Disbunak Sulteng Targetkan 15 Ribu Hewan Ternak Tervaksinasi PMK Tahun 2026 |
|
|---|
| Disbunak Sulteng Pastikan Proses Kurban Sesuai Standar Kesehatan dan Halal |
|
|---|
| Sulteng Terima 14 Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Idul Adha 1447 H |
|
|---|
| Disbunak Sulteng Mulai Seleksi Sapi Kurban Presiden, Target Bobot 1 Ton |
|
|---|
| Disbunak Sulteng Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Dandy-Alfita-65876.jpg)