Sabtu, 11 April 2026

DPR RI

Matindas J Rumambi Minta Bupati di Sulteng Genjot Pembaruan Data DTSEN

Kunjungan spesifik Komisi VIII DPR RI itu tak juga membawa kado spesial untuk Sulteng di usia ke 62 tahun.

Editor: mahyuddin
TribunPalu.com
KUNKER KOMISI VIII DPR RI - Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J Rumambi meminta kepala daerah untuk menggenjot pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Permintaan itu disampaikan Matindas J Rumambi di hadapan sejumlah kepala daerah yang menghadiri Kunjungan Kerja Sepesifik Komisi VIII DPR RI ke Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM, PALU  - Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J Rumambi meminta kepala daerah untuk menggenjot pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Permintaan itu disampaikan Matindas J Rumambi di hadapan sejumlah kepala daerah yang menghadiri Kunjungan Kerja Sepesifik Komisi VIII DPR RI ke Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Polibu Lantai III Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jl Sam Ratulangi, Kota Palu.

"Kepala daerah harus membantu pemerintah pusat untuk pembaharuan data DTSEN. Pembaruan data dapat mempercepat penyaluran bansos dan tentunya tepat sasaran," kata Matindas kepada TribunPalu.com, Sabtu (11/4/2026).

Baca juga: 47 Ribu Warga Masuk Kemiskinan Ekstrem, Bupati Donggala Perketat Validasi DTSEN

Diketahui, kunjungan spesifik Komisi VIII DPR RI itu tak juga membawa kado spesial untuk Sulteng di usia ke 62 tahun.

Bantuan senilai puluhan miliar itu berupa dana dan peralatan.

#Bantuan sosial Kemensos senilai total Rp 4.075.520.066

  • Bantuan bufferstock logistik bencana Sulteng Rp 1,9 miliar
  • Bantuan bufferstock logistik dari Sentra Nipotewe Rp 1,3 miliar
  • Bantuan tanggap darurat (banjir Donggala dan Tolitoli) Rp 559 juta.
  • Bantuan kesiapsiagaan dan Migitasi untuk Morowali Rp 235 juta.

#Bantuan peralatan untuk BPBD

  • Donggala: 1 Unit Rescue Hilux Rp 709 juta
  • Sigi: 1 Unit Rescue Triton Rp 712 juta.
  • Tolitoli: 1 unit pick up Rp 319 juta
  • Poso: 1 truk serbaguna Rp 803 juta
  • Tojo Una-una (untuk siaga bencana Hidrometeorologi): 100 paket sembako, 1 tenda pengungsi, 1 chainsaw dan 1 set perahun karet dan mesin senilai Rp 361 juta
  • Pemprov Sulteng (untuk siaga darurat bencana banjir dan abrasi): Sembako 200 paket, tenda pengungsi 1 unit, tenda keluarga 10 unit, chainsaw 5 unit, 1unit pompa alkon 6 HP, 1 unit perahu karet senilai Rp 542 juta.(*)
Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved