Selasa, 14 April 2026

Donggala Hari Ini

Yasin Lataka Sebut Perbaikan Infrastruktur Jadi PR Utama DPRD Donggala

Pria asal Kecamatan Balaesang itu mengaku memiliki tanggung jawab besar.

Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Ketua DPRD Donggala, Mohammad Yasin Lataka. 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Donggala, Mohammad Yasin Lataka, menegaskan komitmennya memperbaiki infrastruktur di wilayah terpencil, terutama Rio Pakava, Pinembani, dan Balaesang Tanjung. 
  • Keluhan utama masyarakat adalah kondisi jalan, dengan kebutuhan perbaikan sepanjang 27 km dari Tugu Labean hingga Manimbaya.
  • Sebelumnya anggaran Rp54 miliar dari DAK batal direalisasikan karena efisiensi pusat.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Ketua DPRD Donggala, Mohammad Yasin Lataka, menegaskan komitmennya untuk mendorong perbaikan infrastruktur di wilayah terpencil dan masih minim pembangunan di Kabupaten Donggala.

Ia menyebut sejumlah wilayah seperti Rio Pakava, Pinembani, dan Balaesang Tanjung menjadi prioritas perhatian pemerintah daerah.

Menurut Yasin, aspirasi perbaikan jalan masih menjadi keluhan utama masyarakat, khususnya di Balaesang Tanjung, setiap kali kegiatan reses DPRD dilakukan.

“Salah satu PR kami membenahi infrastruktur, setiap reses, masyarakat selalu menyampaikan hal yang sama, yakni bagaimana jalan mereka bisa dibenahi,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Pria asal Kecamatan Balaesang itu mengaku memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Ia juga menegaskan akan bersinergi dengan pemerintah daerah agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi merata hingga ke daerah terpencil.

Baca juga: Tak Sulit Terapkan Instruksi Wali Kota, SMPN 6 Palu Sudah Biasakan Hidup Bersih

“Bukan hanya daerah tertentu yang dibangun, tetapi Balaesang Tanjung juga harus mendapat perhatian,” tegasnya.

Yasin menjelaskan, panjang ruas jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Balaesang Tanjung mencapai sekitar 27 kilometer, mulai dari Tugu Labean hingga Manimbaya.

Sebelumnya, kata dia, perbaikan jalan tersebut sempat dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp54 miliar.

Namun, anggaran itu batal direalisasikan akibat kebijakan efisiensi.

Dengan kondisi tersebut, politisi Nasdem itu meminta masyarakat untuk bersabar karena keterbatasan anggaran yang ada saat ini.

“Dengan adanya efisiensi anggaran dari pusat, tentu berdampak pada daerah. Masyarakat bersabar dulu, kami di DPRD tetap berkomitmen memperjuangkan dan memperhatikan Balaesang Tanjung,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved