Buol Hari Ini
Pemkab Buol Tegaskan Pengawasan Perdagangan Hewan Peliharaan untuk Cegah Rabies
Beberapa kasus gigitan hewan penular Rabies masih terjadi di masyarakat, bahkan ada yang berujung fatal.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Buol menggelar sosialisasi terkait pengawasan perdagangan daging anjing dan kucing serta pencegahan Rabies.
- Kegiatan diikuti pemerintah daerah, tenaga medis veteriner, mantri hewan, dan masyarakat pemilik hewan peliharaan.
- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Usman, menekankan pentingnya vaksinasi hewan, penanganan kasus gigitan, dan kesadaran masyarakat untuk mencegah Rabies, penyakit zoonosis yang berbahaya bagi manusia.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar kegiatan sosialisasi Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 25 Tahun 2025 tentang Pengawasan Peredaran dan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing, sekaligus Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terkait penyakit Rabies.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung B Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol ini diikuti oleh unsur pemerintah daerah, tenaga medis veteriner, mantri hewan, serta masyarakat pemilik hewan peliharaan dari berbagai wilayah di Kabupaten Buol.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, Usman, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumiati Djafar, Fungsional Medik Veteriner Provinsi Sulawesi Tengah drh. Defrisa Hendry, serta Medik Veteriner Madya Kabupaten Buol drh. Tenri Wari, bersama jajaran staf dan peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, Usman menegaskan sektor peternakan dan kesehatan hewan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus kesehatan masyarakat, khususnya dalam pengendalian penyakit hewan menular seperti Rabies.
“Rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat berbahaya karena dapat menular kepada manusia dan berpotensi menyebabkan kematian. Keberadaan hewan penular Rabies di Kabupaten Buol, seperti anjing, kucing, dan kera, maka diperlukan langkah-langkah pencegahan yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca juga: Polisi Temukan 2 Ton Solar Tertimbun di Banggai Laut, Tujuan Maluku Utara?
Beberapa kasus gigitan hewan penular Rabies masih terjadi di masyarakat, bahkan ada yang berujung fatal.
Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran dan penanganan terhadap Rabies masih perlu ditingkatkan.
Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat dalam penanganan dan pencegahan penyakit tersebut.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah daerah mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terkait Rabies serta pentingnya penerapan langkah preventif seperti vaksinasi rutin terhadap hewan peliharaan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melakukan penanganan yang tepat apabila terjadi kasus gigitan hewan yang dicurigai terpapar Rabies, termasuk melalui pemeriksaan laboratorium sesuai prosedur, guna memastikan penanganan yang efektif dan tidak menimbulkan risiko lanjutan.
Baca juga: Polisi Tertibkan Tambang Ilegal di Desa Busak Kabupaten Buol
Kepala Dinas juga mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif sebagai agen informasi di lingkungan masing-masing, guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memelihara hewan secara bertanggung jawab, termasuk dalam hal pengawasan, kesehatan, dan keselamatan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat dalam upaya pencegahan Rabies di wilayah Kabupaten Buol.
Melalui langkah edukasi dan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Buol berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman penyakit zoonosis, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (*)
| Polisi Tertibkan Tambang Ilegal di Desa Busak Kabupaten Buol |
|
|---|
| MAN Buol Kirim Tiga Siswi Berprestasi ke LCTF XX Tingkat MA/SMA/SMK |
|
|---|
| Pemkab Buol Percepat Program Sekolah Rakyat Rintisan |
|
|---|
| Respon Aduan Warga, Patroli Pamapta Polres Buol Bubarkan Pesta Miras di Anjungan Leok |
|
|---|
| Buol Jadi Prioritas Pengembangan Pertanian di Sulawesi Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/u890as-yfu89-yf89ay-89fya89fa.jpg)