Morowali Hari Ini
Mahmud: Banyak Pekerja Morowali Belum Paham Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Lisna Ali
Ringkasan Berita:
- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali mengajak insan pers untuk aktif menyebarluaskan informasi tentang program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat, terutama para pekerja.
- Kepala kantor, Mahmud, menekankan pentingnya edukasi bagi pekerja formal maupun informal karena masih banyak yang belum memahami perlindungan jaminan sosial, yang berpotensi memicu masalah sosial.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali menggandeng insan pers untuk berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi terkait program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya para pekerja.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali, Mahmud, saat kegiatan sosialisasi bersama insan pers yang berlangsung di Warkop Sport Kopi 57, Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah Jumat (17/4/2026).
Mahmud menegaskan, penyebaran informasi mengenai program perlindungan tenaga kerja harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik pekerja penerima upah maupun pekerja di sektor informal.
“Harus kita sebarluaskan, harus kita sampaikan ke seluruh masyarakat, khususnya masyarakat pekerja, baik pekerja penerima upah maupun pekerja informal,” ujarnya.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Morowali Ajak Media Sebarkan Informasi Jaminan Sosial
Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kenapa banyak terjadi terkadang konflik-konflik sosial, karena masih banyak masyarakat kita yang belum memahami situasi sosial dan pentingnya perlindungan bagi pekerja,” katanya.
Karena itu, Mahmud berharap sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan insan pers dapat terus diperkuat agar informasi terkait hak, kewajiban, dan perlindungan pekerja semakin luas diketahui masyarakat.
Ia juga mengajak para jurnalis untuk menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif, akurat, dan mudah dipahami publik.
“Sehingga saya berpikir kita perlu bersinergi dengan teman-teman pers supaya informasi ini tersebar,” tutupnya. (*)
| FSPIM Gelar Rakernas Perdana di Morowali, Fokus Benahi Struktur dan Persiapan May Day |
|
|---|
| Dinas Kelautan dan Perikanan Morowali Lindungi 6 Ribu Pekerja Informal dengan BPJS Ketenagakerjaan |
|
|---|
| Hanya 18 Ribu Pekerja Informal di Morowali Tercover BPJS Ketenagakerjaan |
|
|---|
| Dinas Pertanian Morowali Talangi Perlindungan Jaminan Sosial 12 Ribu Pekerja Informal |
|
|---|
| BPJS Ketenagakerjaan Optimistis Kepesertaan Pekerja Tekan Angka Kemiskinan di Morowali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IMG884898924JPG.jpg)