Senin, 4 Mei 2026

PDIP Sulteng

Ahmad Hakim Soroti Bantuan Ternak, Minta Pemerintah Verifikasi Kesiapan Penerima

Ahmad Hakim, pemerintah daerah harus memastikan calon penerima bantuan benar-benar siap memelihara ternak.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Ismet Togean 20
Anggota DPRD Kabupaten Morowali dari Partai PDI Perjuangan, Ahmad Hakim 
Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Morowali, Ahmad Hakim (PDI Perjuangan), menekankan pentingnya verifikasi lapangan sebelum menyalurkan bantuan hewan ternak kepada masyarakat. 
  • Ia menyoroti bahwa calon penerima harus benar-benar siap memelihara ternak, termasuk memiliki kandang yang layak, dan bantuan tidak diberikan hanya berdasarkan proposal.
  • Ahmad Hakim memperingatkan bahwa tanpa pengecekan, ternak bisa tidak terawat atau bahkan dijual kembali.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Anggota DPRD Kabupaten Morowali dari Partai PDI Perjuangan, Ahmad Hakim, menyoroti pentingnya verifikasi lapangan sebelum pemerintah menyalurkan bantuan hewan ternak kepada masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai TribunPalu.com usai menyampaikan sosialisasi penyebarluasan peraturan daerah tentang budaya literasi di kantor Desa Bahoruru, kecamatan Bungku Tebgah, Kabupaten Morowali, Senin (20/4/2026).

Menurut Ahmad Hakim, pemerintah daerah harus memastikan calon penerima bantuan benar-benar siap memelihara ternak, termasuk memiliki kandang yang layak.

Ia menegaskan, bantuan sapi tidak boleh diberikan hanya berdasarkan proposal yang diajukan masyarakat tanpa adanya pengecekan langsung di lapangan.

Baca juga: Gubernur Sulteng Pastikan Program Masyarakat Berdasarkan DTSEN Terverifikasi

“Kalau pemerintah memberikan bantuan sapi, harus betul-betul melihat dulu apakah ada kandangnya atau tidak. Jangan hanya diterima karena ada proposal,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian bantuan tanpa verifikasi berpotensi membuat ternak tidak terawat, bahkan bisa saja dijual kembali oleh penerima karena tidak memiliki sarana pemeliharaan.

Karena itu, ia meminta pemerintah turun langsung untuk memastikan kondisi penerima sebelum bantuan disalurkan.

“Jangan sampai bantuan diberikan, tapi masyarakat tidak punya kandang. Itu yang harus dicek terlebih dahulu sebelum dibantu,” katanya.

Ia berharap mekanisme penyaluran bantuan hewan ternak di Morowali dapat diperketat agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved