Selasa, 21 April 2026

Morowali Utara Hari Ini

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi Jadi Ketua Harian AKPSI 2025–2030

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan menjadi bagian penting dari upaya nasional.

Editor: Regina Goldie
Handover
Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi resmi dilantik sebagai Ketua Harian Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025–2030. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, resmi dilantik sebagai Ketua Harian Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025–2030, Senin (20/4/2026), di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta. 
  • Pelantikan ini berlangsung dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi & Kekeringan Lahan Pertanian serta Antisipasi Musim Kemarau 2026, yang dibuka langsung oleh Menteri Pertanian.

TRIBUNPALU.COM - Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi resmi dilantik sebagai Ketua Harian Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025–2030.

Pelantikan berlangsung di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/4/2026),

Pelantikan itu dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi & Kekeringan Lahan Pertanian sekaligus Antisipasi Musim Kemarau 2026.

Acara yang dibuka langsung oleh Menteri Pertanian ini dihadiri 165 bupati dan wali kota dari seluruh daerah penghasil sawit di Indonesia.

Pelantikan dilakukan oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan menjadi bagian penting dari upaya nasional memperkuat ketahanan pangan serta adaptasi perubahan iklim.

Dalam keterangannya usai pelantikan, Bupati Delis Julkarson Hehi menyatakan amanah ini sebagai tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kepentingan daerah-daerah penghasil sawit di tingkat pusat.

"Amanah sebagai Ketua Harian AKPSI merupakan tanggung jawab besar bagi saya untuk memperjuangkan kepentingan daerah penghasil sawit di tingkat nasional. Kami siap memperkuat sinergi antardaerah, menghadapi tantangan iklim, dan memastikan sawit Indonesia tetap berdaya saing global sekaligus ramah lingkungan," ujarnya.

Baca juga: Nanang Diproyeksikan Jadi Calon Wakil Wali Kota Palu, PKB Siapkan Kader Internal di Pilkada 2029

Ia menegaskan, kepengurusan AKPSI periode 2025–2030 harus bekerja secara solid, inovatif, dan responsif terhadap berbagai tantangan, antara lain isu keberlanjutan, perubahan iklim, tuntutan pasar global, implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), diversifikasi usaha, agroforestri, konflik manusia-satwa liar, serta pengelolaan lahan gambut dan pencegahan kebakaran hutan.

AKPSI juga berkomitmen mendukung program strategis nasional, termasuk pengembangan biodiesel B50 sebagai bagian dari diversifikasi energi.

"Kami mendukung program Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong diversifikasi energi melalui pengembangan B50. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan pekebun sawit di seluruh Indonesia," tegas Bupati Delis.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam sambutannya menekankan peran strategis AKPSI sebagai motor penggerak kolaborasi antardaerah penghasil sawit dan mitra utama pemerintah.
"AKPSI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan tata kelola sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing global," katanya.

Ia berharap kepengurusan baru di bawah Ketua Umum H. Mudyat Noor, (Bupati Penajam Paser Utara) dan Sekretaris Jenderal Andi Abdullah Rahim,  (Bupati Luwu Utara) mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani sawit.

Baca juga: Sekolah Rakyat Sigi Masih Tahap Rintisan, Pembangunan Gedung Permanen Jadi Prioritas

"Kami berharap AKPSI dapat memperkuat sinergi pusat-daerah dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada petani serta keberlanjutan sektor sawit," tambah Sudaryono.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved