Sulteng Hari Ini
Gubernur Sulteng Targetkan Kemiskinan Turun hingga 5 Persen pada 2028–2030
Pemprov Sulteng juga menekankan penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid menargetkan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah turun hingga sekitar 5 persen pada periode 2028–2030.
- Target tersebut akan dicapai melalui perencanaan pembangunan yang lebih terarah, kolaboratif, dan sinkron antara pemerintah daerah dan pusat.
- Pemprov Sulteng menekankan penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai strategi utama pengentasan kemiskinan.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan Angka Kemiskinan di wilayahnya dapat ditekan hingga sekitar 5 persen pada periode 2028–2030.
Target tersebut akan dicapai melalui perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan kolaboratif antar seluruh pemangku kepentingan.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan hal tersebut saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 digelar di Kota Palu.
Baca juga: Zodiak Rabu 29 April 2026: Aries Pertahankan Humormu, Libra Sebaiknya Jaga Kesehatan
Ia menegaskan bahwa penurunan angka kemiskinan masih menjadi fokus utama pembangunan daerah, mengingat berbagai program yang telah berjalan selama ini belum memberikan hasil yang signifikan.
Menurutnya, dibutuhkan strategi yang lebih tepat sasaran agar intervensi pemerintah benar-benar menyentuh akar persoalan kemiskinan di masyarakat.
“Diperlukan penguatan sinergi, evaluasi berkelanjutan, serta langkah yang lebih tepat agar program benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Anwar Hafid juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan daerah dengan program nasional, termasuk arah pembangunan pemerintah pusat.
Ia menyebut hal ini penting agar seluruh program dapat berjalan searah dan saling mendukung.
Selain itu, ia menyoroti perlunya keterlibatan lebih luas dari kelompok masyarakat miskin dalam proses perencanaan pembangunan.
Baca juga: Datang Tanpa Rizky Nazar, Sang Kakak Kenang Masa Lalu Saat Lihat Syifa Hadju Menikah
Menurutnya, kelompok yang berada di desil terbawah sering kali belum terakomodasi secara optimal dalam forum formal.
Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk lebih aktif menjangkau masyarakat di tingkat bawah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka.
Di sisi lain, Pemprov Sulteng juga menekankan penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.
Program wajib belajar 13 tahun serta peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu menjadi prioritas utama.
Gubernur Anwar Hafid berharap, dengan perencanaan yang lebih kolaboratif antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan, target penurunan kemiskinan hingga 5 persen pada 2028–2030 dapat tercapai.
Baca juga: Kabupaten Poso Terima DBH Triwulan I 2026 Sebesar Rp15 Miliar
“Dengan kebersamaan, kita pastikan pembangunan berjalan tepat arah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)
Sulawesi Tengah
Gubernur Sulawesi Tengah
Anwar Hafid
Angka Kemiskinan
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
RKPD
| Kabupaten Poso Terima DBH Triwulan I 2026 Sebesar Rp15 Miliar |
|
|---|
| DBH Triwulan I 2026 Diserahkan, Morowali Utara Terima Rp6,26 Miliar |
|
|---|
| Musrenbang RKPD 2026, Gubernur Anwar Hafid Target Kemiskinan Sulteng Turun 5 Persen |
|
|---|
| Kajati Sulteng Keluarkan 4 Surat Penyidikan Terkait Dugaan Tipikor, Termasuk Bank Sulteng Poso |
|
|---|
| Kajati Sulteng Sebut Telah Tangani 11 Kasus Selama Tahun 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Gubernur-menargetkan-angka-kemiskinan-di-Sulawesi-Tengah.jpg)