Kamis, 30 April 2026

Sulteng Hari Ini

Stafsus Menag RI Gugun Gumilar Ajak Pemuda Sulteng Jadi Agen Perubahan

Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan dalam membangun percakapan yang terbuka dan saling menghargai.

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
PERTEMUAN - Pertemuan hangat terjadi antara anak muda Sulawesi Tengah dengan Staf Khusus Menteri Agama RI "Gugun Gumilar" juga dikenal sebagai pendiri Institute of Democracy and Education (Theide Indonesia). 
Ringkasan Berita:
  • Pertemuan anak muda Sulawesi Tengah bersama Gugun Gumilar berlangsung dalam suasana santai dan inklusif, melibatkan peserta dari berbagai latar belakang profesi dan agama.
  • Dalam diskusi tersebut, Gugun menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam menjaga toleransi, moderasi beragama.
  • Para peserta juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pendidikan, lapangan kerja, serta peran pemuda dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman di Sulawesi Tengah.

TRIBUNPALU.COM - Mempertemukan semangat generasi muda daerah dengan pengalaman nasional dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan penguatan demokrasi bersama Stafsus Menteri Agama RI.

Pertemuan hangat terjadi antara anak muda Sulawesi Tengah dengan Staf Khusus Menteri Agama RI "Gugun Gumilar" juga dikenal sebagai pendiri Institute of Democracy and Education (Theide Indonesia).

Kegiatan ini menjadi ruang dialog inspiratif mempertemukan semangat generasi muda daerah dengan pengalaman nasional dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan penguatan demokrasi.

Baca juga: Program Berani Cerdas Resmi Dibuka, Pendaftar Tembus 13 Ribu Orang

Acara yang berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna ini dihadiri oleh generasi muda dari beragam latar belakang.

Mulai dari pendidik seperti guru Taman Kanak-Kanak (TK), mahasiswa, hingga pegiat komunitas.

Keberagaman juga tampak dari keyakinan yang dianut dari teman-teman pemuda yang hadir, ada yang Muslim, Kristen, dan Hindu, yang duduk bersama dalam satu ruang diskusi yang inklusif.

Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan dalam membangun percakapan yang terbuka dan saling menghargai.

Pada percakapan ini anak muda sulawesi tengah menunjukkan antusiasme tinggi dalam berbagi pandangan, pengalaman, serta harapan mereka terhadap masa depan yang lebih toleran dan harmonis di Sulawesi Tengah.

Suasana kebersamaan ini mencerminkan semangat persatuan di tengah keberagaman, sekaligus menjadi contoh nyata praktik moderasi beragama di kalangan generasi muda.

Baca juga: Harga HP Xiaomi Akhir April 2026: Xiaomi 17, Redmi Note 15, Poco X8, Poco F8 Pro, Redmi 15R

Dalam kesempatan tersebut, Gugun Gumilar menyampaikan pentingnya peran anak muda sebagai agen perubahan, terutama dalam menjaga nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, dan partisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.

Anak muda Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor perubahan positif. Kuncinya adalah terus belajar, membangun jejaring, dan berani terlibat dalam isu-isu sosial.

Anak muda sulawesi tengah menyampaikan aspirasi serta tantangan yang mereka hadapi, mulai dari akses pendidikan, peluang kerja, hingga peran generasi muda dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

Baca juga: Dinas Perikanan Donggala Targetkan Konsumsi Ikan Capai 61,62 Kg per Tahun

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara pemuda daerah dengan berbagai pihak di tingkat nasional.

Kehadiran sosok seperti Gugun Gumilar menjadi motivasi tersendiri bagi anak muda Sulawesi Tengah untuk terus bergerak, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved