Donggala Hari Ini
Dinas Perikanan Donggala Targetkan Konsumsi Ikan Capai 61,62 Kg per Tahun
Salah satu target utama dicanangkan adalah peningkatan konsumsi ikan masyarakat hingga 61,62 kilogram per kapita per tahun pada 2026.
Ringkasan Berita:
- Dinas Perikanan Kabupaten Donggala menargetkan konsumsi ikan masyarakat mencapai 61,62 kilogram per kapita per tahun pada 2026 sebagai upaya peningkatan gizi.
- Program ini diarahkan untuk memperkuat asupan protein hewani, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak guna menekan angka stunting di Kabupaten Donggala.
- Pemerintah juga melakukan edukasi agar masyarakat menjadikan ikan sebagai menu utama sehari-hari, tidak hanya bergantung pada bantuan pangan.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Donggala terus memperkuat strategi peningkatan gizi masyarakat melalui program berbasis konsumsi pangan lokal, khususnya ikan.
Salah satu target utama dicanangkan adalah peningkatan konsumsi ikan masyarakat hingga 61,62 kilogram per kapita per tahun pada 2026.
Dinas Perikanan Donggala menyebut target tersebut merupakan bagian dari upaya jangka menengah untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah.
Baca juga: Pemprov Sulteng Gelontorkan Rp260 Miliar untuk Beasiswa BERANI Cerdas
Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assagaf, menjelaskan bahwa ikan memiliki peran penting dalam pemenuhan gizi karena mengandung protein hewani dan omega-3 sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan anak, perkembangan otak, serta kesehatan ibu hamil.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala yang tingkat konsumsi ikannya relatif rendah, terutama di daerah dataran tinggi dan wilayah yang jauh dari akses distribusi hasil perikanan.
Kondisi ini menjadi salah satu tantangan dalam upaya pemerataan gizi masyarakat.
“Peningkatan konsumsi ikan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga perubahan pola pikir masyarakat agar menjadikan ikan sebagai bagian utama dari menu harian,” ujarnya.
Baca juga: Dinas Perikanan Donggala Distribusikan 1,2 Ton Ikan di Desa Malino dan Lumbulama
Ali Assagaf menambahkan, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada bantuan pangan, tetapi juga melakukan edukasi dan intervensi langsung kepada masyarakat.
Program ini menyasar keluarga berisiko stunting, ibu hamil, serta rumah tangga miskin ekstrem agar dapat memperoleh asupan gizi yang lebih baik.
Selain itu, Dinas Perikanan Donggala juga melaksanakan berbagai kegiatan penyaluran bantuan ikan segar dan olahan perikanan di sejumlah kecamatan.
Program tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari Bappeda, pemerintah kecamatan, puskesmas, hingga pemerintah desa.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk intervensi konvergensi yang menggabungkan data kesehatan dan sosial ekonomi untuk menentukan sasaran penerima manfaat secara tepat.
Baca juga: Pemprov Sulteng Tetapkan Kuota Beasiswa Lanjutan, S2 Paling Banyak
Pemerintah Kabupaten Donggala menilai pendekatan ini penting untuk mempercepat penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Ali Assagaf juga menegaskan bahwa peningkatan konsumsi ikan akan berdampak langsung pada perbaikan kesehatan generasi muda di Donggala.
Dengan asupan gizi yang lebih baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan produktif.
| Dinas Perikanan Donggala Distribusikan 1,2 Ton Ikan di Desa Malino dan Lumbulama |
|
|---|
| Ketua DPRD Donggala Ketok Palu, Masa Sidang I Ditutup dan Sidang II Dimulai |
|
|---|
| Dari Tes Psikologi hingga EKG, Polres Donggala Periksa Kesehatan Anggota Secara Menyeluruh |
|
|---|
| Polres dan BNN Donggala Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Warga Desa Loli Oge |
|
|---|
| Semarak Hardiknas 2026, Bupati Donggala Lepas Parade Drum Band dan Gerak Jalan di Banawa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Dinas-Perikanan-Donggala-Targetkan-Konsumsi-Ikan-Capai-6162-Kg-per-Tahun.jpg)