Sulteng Hari Ini
Anwar Hafid: Pemerintah Harus Hadir Lindungi Buruh dari Ketidakpastian Ekonomi
Gubernur mendorong pentingnya dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan buruh melalui program BERANI seperti BERANI Cerdas dan BERANI Sehat, yang berfungsi sebagai jaring pengaman sosial.
- Dalam peringatan Hari Buruh 2026, ia mendorong penyelesaian masalah ketenagakerjaan lewat dialog dan strategi 4K (Keterbukaan, Kebersamaan, Keterpaduan, Kemesraan) agar terhindar dari konflik.
TRIBUNPALU.COM - Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berada di garis terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh melalui berbagai program BERANI.
BERANI Cerdas dan BERANI Sehat misalnya, disebutkan sebagai inovasi jaring pengaman sosial untuk melindungi hak-hak buruh dan keluarganya dari resiko ketidakpastian ekonomi.
“Saya ingin sampaikan komitmen pemerintah provinsi yang tinggi dalam menghadirkan kesejahteraan untuk buruh,” ucap Gubernur Anwar Hafid dalam peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Millenium Waterpark.
Di kesempatan itu, gubernur mendorong pentingnya dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Karena itu, strategi 4K yakni Keterbukaan, Kebersamaan, Keterpaduan dan Kemesraan antar unsur tripartit, dinilainya sangat tepat diterapkan, agar setiap isu bisa terurai tanpa memicu terjadinya gesekan.
Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Sambut Kedatangan Kajati Zullikar Tanjung, Perkuat Sinergi Hukum
“Saya harap kita diskusi setiap saat karena permasalahan buruh banyak sekali,” sambungnya, sebagai ikhtiar mencari jalan keluar terbaik.
Di bagian lain, Gubernur Anwar Hafid juga mengapresiasi kontribusi buruh dalam merawat iklim ramah investasi, sebagai ‘magnet’ menarik investor datang ke Sulteng.
“Saat ini Sulawesi Tengah (adalah) daerah kedua ramah investasi setelah Jawa Barat,” ungkap gubernur bahwa kinerja ini jadi pintu mendongkrak kesejahteraan buruh seiring masuknya investasi baru yang akan membuka banyak lapangan kerja.
Sebelum mengakhiri sambutan, Gubernur Anwar Hafid mengusulkan peringatan hari buruh ke depan dapat dihadiri ribuan pekerja Sulawesi Tengah.
Nanti di momen itu, perwakilan buruh diharapkan menyuarakan rekomendasi terkait kebijakan-kebijakan konkrit yang perlu diambil oleh pemerintah dan dunia usaha.
Baca juga: Iksan Baharudin Tegaskan ASN Morowali Harus Profesional, Bukan Andalkan Kedekatan Pimpinan
“Tradisi ini akan kita lembagakan, kita rutinkan tiap May Day, supaya kita duduk bersama dan mendengar teman-teman buruh,” pungkasnya sebagai terobosan menyediakan ruang aspirasi yang lebih hidup bagi buruh sebagai mitra pembangunan.
Senada dengan gubernur, Ketua APINDO Sulteng Wijaya Chandra berharap peringatan May Day ke 140 tahun dapat memperkuat semangat kolaborasi dan gotong royong antar unsur tripartit.
Dengan bekal itu, diharapkannya jadi pemantik teman-teman buruh dan pekerja untuk ‘naik kelas’ meningkatkan kesejahteraannya.
“Saya mengajak bapak ibu buruh ayo naik kelas, contohi Pak Gubernur yang membangun karir dari kepala desa terus menanjak sampai jadi gubernur,” dorongnya untuk dijadikan motivasi.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, Anggota DPRD Sulteng Henri Kusuma Muhidin, jajaran perangkat daerah, serikat buruh, asosiasi pekerja dan mitra terkait. (*)
| Koalisi Roemah Jurnalis Sulteng Tagih Janji Negara Soal Kebebasan Pers |
|
|---|
| Hardiknas 2026 di Sulteng Dorong Penerapan Deep Learning di Dunia Pendidikan |
|
|---|
| Satgas Yonif 711 Jadi Dokter Keliling di Pedalaman, Warga Tak Lagi Jalan Puluhan Kilometer Berobat |
|
|---|
| Upacara Hardiknas 2026, Wagub Sulteng Sosialisasikan Prioritas Deep Learning Mendikdasmen |
|
|---|
| Refleksi Hardiknas 2026, Kepsek SMK 5 Palu : Menjadi Guru yang Tak Lekang oleh Zaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yas89-y8-ya8jpggg.jpg)