Rabu, 6 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Viral di Medsos, Wisatawan Keluhkan Harga Kuliner dan Parkir di Tanjung Karang Donggala

Seorang pengunjung mengaku harus membayar Rp150 ribu untuk ikan bakar, Rp35 ribu untuk seporsi pisang goreng.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Keluhan soal tingginya harga makanan dan tarif parkir di kawasan wisata Pantai Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, ramai diperbincangkan di media sosial. 
Ringkasan Berita:
  • Keluhan mengenai tingginya harga makanan dan tarif parkir di Pantai Tanjung Karang, Donggala, ramai dibahas di media sosial. Seorang pengunjung melaporkan membayar Rp150 ribu untuk ikan bakar, Rp35 ribu untuk pisang goreng, dan Rp15 ribu untuk parkir. 
  • Unggahan ini viral dan memicu beragam reaksi warganet, yang menilai harga tidak sebanding dengan kondisi wisatawan yang sebagian besar turis lokal.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Keluhan soal tingginya harga makanan dan tarif parkir di kawasan wisata Pantai Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, ramai diperbincangkan di media sosial.

Seorang pengunjung mengaku harus membayar Rp150 ribu untuk ikan bakar, Rp35 ribu untuk seporsi pisang goreng, serta tarif parkir sebesar Rp15 ribu. 

"Info dulu, tadi saya dari Donggala tepatnya di Tanjung Karang, kaget saya pas ba bayar. Ikan bakar harga 150 ribu, pisang goreng harga 35 ribu (tidak bisa beli harga dibawah), parkir 15 ribu. Begitu memang harganya kah?" tulisnya dalam unggahan disalah satu grup media sosial yang ramai tersebar, Senin (4/5/2026).

Unggahan tersebut viral setelah dibagikan di grup Facebook dan memicu beragam reaksi publik.

Keluhan itu pun memancing komentar warganet. 

Sejumlah pengguna media sosial mengaku pernah mengalami hal serupa saat berkunjung ke kawasan wisata tersebut.

Baca juga: Bupati Sigi Pimpin Rapat Percepatan Sertifikasi Aset dan Ingatkan Warga Waspada Mafia Tanah

“Kiranya perlu ada edukasi dari Pemkab Donggala, dalam hal ini Dinas Pariwisata. Mungkin sudah ada perda tentang retribusi tempat wisata, bisa disosialisasikan ke masyarakat,” tulis salah satu warganet.

Komentar lain juga menyoroti kesesuaian harga dengan kondisi wisatawan yang didominasi turis lokal.

“Masih jauh dari kata pantas harga begini, karena yang datang turis lokal,” tulis pengguna lainnya.

Selain itu, beberapa warganet menyebut keluhan terkait harga sewa gazebo dan kuliner di Pantai Tanjung Karang bukan kali pertama terjadi. 

Mereka khawatir kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya minat kunjungan wisatawan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, mengenai keluhan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved