Sabtu, 9 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Ditjenpas Sulteng Perkuat Komitmen Zero Halinar, 30 Pegawai Jalani Tes Urine

Kanwil Ditjenpas Sulteng juga terus memperkuat pengawasan melalui penggeledahan rutin, peningkatan deteksi dini.

Tayang:
Andika/TribunPalu/Andika Satria Bharata
EDUKASI - Edukasi bahaya narkoba dan tes urine bagi pegawai pemasyarakatan yang digelar di Kanwil Ditjenpas Sulteng, Jl Dewi Sartika, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jumat (8/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah menggelar edukasi bahaya narkoba sekaligus penguatan komitmen Zero Halinar.
  • Sebanyak 30 pegawai pemasyarakatan mengikuti tes urine sebagai langkah pengawasan internal, dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba.
  • Pihak Ditjenpas Sulteng menegaskan penguatan pengawasan terus dilakukan melalui kerja sama lintas instansi, penggeledahan rutin.

Laporan Wartawan Tribunpau.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, PALU – Upaya memperkuat komitmen pemberantasan handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba atau Zero Halinar di lingkungan pemasyarakatan terus dilakukan. 

Salah satunya melalui kegiatan edukasi bahaya narkoba dan tes urine bagi pegawai pemasyarakatan yang digelar di Kanwil Ditjenpas Sulteng, Jl Dewi Sartika, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah yang memberikan edukasi langsung kepada jajaran pemasyarakatan terkait bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Baca juga: Pemkab Buol Dorong Penyelesaian Sengketa Lahan dengan Dokumen Resmi

Penyuluh Ahli Madya BNNP Sulteng, Ni Gusti Ayu Indahati, menyampaikan materi mengenai dampak negatif narkoba.

Berbagai modus peredaran gelap, serta pentingnya kewaspadaan petugas pemasyarakatan dalam mencegah masuknya narkotika ke lingkungan lapas dan rutan.

“Pencegahan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga edukasi dan penguatan komitmen bersama agar lingkungan kerja tetap bersih dari narkotika,” ujarnya.

Usai sesi edukasi, sebanyak 30 pegawai pemasyarakatan mengikuti tes urine yang difasilitasi BNNP Sulawesi Tengah sebagai bentuk pengawasan internal dan penguatan integritas aparatur.

Baca juga: Bupati Morowali Ingatkan Kades Jangan Main-Main Kelola Anggaran Desa

Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah mengatakan, penguatan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan membutuhkan kolaborasi lintas instansi.

Ia menegaskan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan BNNP Sulawesi Tengah, BNN kabupaten/kota, hingga kepolisian untuk memperkuat langkah pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkoba di lapas dan rutan.

“Setiap ada penemuan barang bukti, kami langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun BNNP Sulteng,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan edukasi dan tes urine menjadi langkah konkret dalam memastikan jajaran pemasyarakatan tetap bersih dan profesional dalam menjalankan tugas.

Selain itu, Kanwil Ditjenpas Sulteng juga terus memperkuat pengawasan melalui penggeledahan rutin, peningkatan deteksi dini.

Serta komitmen pelaksanaan program Zero Halinar di seluruh unit pemasyarakatan.

Baca juga: Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru Mei 2026: Xiaomi 17 Ultra, Redmi Note 15 Pro+, Poco X8, Redmi 15R

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan semakin meningkatkan kewaspadaan, menjaga integritas.

Serta menjadi garda terdepan dalam menciptakan lapas dan rutan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved