Sulteng Hari Ini
2 Calon Haji Kloter BPN 9 Asal Sulteng Batal Berangkat Usai Cek Kesehatan
Calon jemaah atas nama Nurbaya Abdul Rahman awalnya terindikasi mengalami hemoglobin (HB) rendah.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Keberangkatan dua calon jemaah haji asal Sulteng tertunda dalam Kloter BPN 9 embarkasi Balikpapan pada 9 Mei 2026 akibat masalah kesehatan.
- Nurbaya Abdul Rahman (56) terindikasi gangguan ginjal stadium akhir dan jantung sehingga harus dipulangkan, sementara Harjan Harun Yadano (68) mengalami hemoglobin rendah dan berpeluang diberangkatkan pada kloter berikutnya jika sehat.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, BALIKPAPAN - Dua Calon Jemaah Haji asal Sulawesi Tengah yang tergabung dalam Kloter BPN 9 embarkasi Balikpapan tertunda keberangkatannya usai menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tengah, Muchlis Aseng, mengatakan dua jemaah tersebut masing-masing bernama Nurbaya Abdul Rahman (56) asal Palu dan Harjan Harun Yadano (68) asal Banggai Laut.
“Jemaah awal 356, jemaah riil berangkat 354, dua jemaah tunda,” ujar Muchlis Aseng melalui pesan WhatsApp, Sabtu (9/5/2026).
Muchlis menjelaskan, keberangkatan Kloter BPN 9 mengalami keterlambatan dari jadwal semula pukul 07.45 WITA menjadi pukul 08.40 WITA.
Ia mengatakan, calon jemaah atas nama Nurbaya Abdul Rahman awalnya terindikasi mengalami hemoglobin (HB) rendah saat pemeriksaan kesehatan.
Baca juga: Polres Morowali Utara Gelar Wisuda Purna Bhakti Wakapolres, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Namun setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, tim medis menemukan adanya gangguan ginjal stadium akhir serta masalah pada jantung.
“Secara fisik terlihat sehat, tapi hasil lab yang mengindikasikan seperti itu yang berdasarkan standar penerbangan internasional tidak memungkinkan untuk diterbangkan,” jelas Muchlis.
Menurutnya, Nurbaya akan dipulangkan ke Kota Palu dan tidak dapat digantikan oleh jemaah cadangan.
“Tidak bisa lagi digantikan oleh jemaah cadangan mengingat aplikasi Nusuk Masar untuk proses batal ganti visa tidak lagi dibuka oleh pemerintah Arab Saudi,” katanya.
Sementara itu, calon jemaah atas nama Harjan Harun Yadano juga terindikasi mengalami HB rendah.
Meski demikian, Harjan masih berpeluang diberangkatkan pada kloter berikutnya apabila kondisi kesehatannya telah membaik.
“Tapi masih memungkinkan untuk diberangkatkan pada kloter selanjutnya jika sudah sehat,” tandas Muchlis.
Baca juga: Prof Andi Mattulada Amir Ajak Wisudawan Unazlam Palu Jadi Entrepreneur
Diketahui, seluruh jemaah kloter sembilan embarkasi Balikpapan yang akan diberangkatkan berjumlah 358 orang.
Namun, dua kursi kosong telah diisi oleh jemaah tanazul dari kloter lima asal Manado yang dipindahkan ke kloter sembilan.
Saat ini seluruh jemaah telah berada di dalam pesawat dan menunggu proses penerbangan menuju Jeddah. (*)
| Gubernur Sulteng Anwar Hafid Pastikan Lanjutkan Pembangunan KPN Talaga |
|
|---|
| Masyarakat Adat Watutau Perkuat Kelembagaan dan Perlindungan Wilayah Lewat Lokakarya |
|
|---|
| Kapuspenkum Sebut 30 Perusahaan Masuk Identifikasi Satgas PKH |
|
|---|
| Perusahaan Sawit dan Tambang di Sulteng Bisa Terancam Denda Administratif |
|
|---|
| Kunjungan ke Sulteng, Kapuspenkum Kejagung Identifikasi Puluhan Tambang dan Sawit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yfas89yfa89yaf89jpggg.jpg)