Sulteng Hari Ini
Pengurus PKC PMII Sulteng Masa Khidmat 2025-2027 Resmi dilantik, Usung Semangat Tadulako Pergerakan
Pantauan TribunPalu.com, pengurus PKC PMII Sulteng dilantik langsung oleh Ketua Umum PB PMII Pusat, M Shofiyullah Cokro.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Pengurus resmi dilantik di Zamrud Hotel, Kota Palu, dengan tema “Tadulako Pergerakan: Menguatkan Kepemimpinan, Mengabdi untuk Umat dan Bangsa”.
- Kehadiran Tokoh Penting: Acara dihadiri Ketua Umum PB PMII Pusat, Wakapolda Sulteng, Ketua IKA PMII Sulteng, perwakilan Pangdam dan Gubernur Sulteng.
- Moh Fhadel menjabat Ketua, didampingi enam wakil ketua, sekretaris, bendahara, dan sejumlah biro serta badan semi otonom, termasuk Korps PMII Putri (KOPRI).
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah masa khidmat 2025-2027 resmi dilantik di Zamrud Hotel, Jl Munif Rahman, Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sabtu (9/5/2026).
Pelantikan tersebut mengusung tema “Tadulako Pergerakan: Menguatkan Kepemimpinan, Mengabdi untuk Umat dan Bangsa”.
Pantauan TribunPalu.com, pengurus PKC PMII Sulteng dilantik langsung oleh Ketua Umum PB PMII Pusat, M Shofiyullah Cokro.
Baca juga: Fenomena El Nino Diprediksi Tingkatkan Populasi Ikan Tuna dan Tongkol
Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Nomor: 198.PB-XXI.01.198.A-0.05.2026 tentang susunan pengurus PKC PMII Sulawesi Tengah masa khidmat 2025-2027.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Mabinda PKC PMII Sulteng Dr Sahran Raden, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmy Kwarta Kusuma, Ketua IKA PMII Sulteng Rahmawati M Nur, perwakilan Pangdam XXIII Palaka Wira, perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah, hingga pengurus PMII kabupaten/kota se-Sulteng.
Ketua PKC PMII Sulteng, Moh Fhadel, mengatakan tema “Tadulako Pergerakan” diangkat sebagai semangat kepemimpinan kader PMII ke depan.
Menurutnya, Tadulako merupakan karakter pemimpin dalam budaya Kaili yang mendapat mandat dari raja atau Madika.
“Dalam teori negara demokrasi, orang yang dianggap berdaulat adalah rakyat. Jadi gerakan yang kemudian hari akan dilahirkan itu harus selaras dengan semangat ketadulakoan,” ujar Moh Fhadel dalam sambutannya.
Ia mengaku ingin terus belajar menjadi sosok Tadulako yang sesungguhnya dan berharap nilai tersebut dapat tertanam dalam diri kader PMII.
Baca juga: Utang Pemerintah Nyaris Rp10.000 Triliun, Apa Dampaknya bagi Rakyat? Ini Penjelasan Ekonom
Moh Fhadel juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh kader dalam menjalankan roda organisasi, khususnya dalam memperkuat kaderisasi.
“Insyaallah organisasi ini jika tanpa kader-kader yang lain, sehebat apapun Ketua Umum atau para Ketua PKC tidak akan bisa jalan. Maka dari itu perlu kolaborasi untuk menjalankan roda organisasi, terkhusus untuk meningkatkan kaderisasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PB PMII Pusat, M Shofiyullah Cokro, menegaskan PMII hadir untuk membentuk pribadi ulul albab dan memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.
Ia mengatakan perjuangan PMII belum selesai selama masih ada masyarakat yang tertindas dan belum mendapatkan keadilan.
“Selama masih ada warga yang belum bisa sekolah, rumah sakit belum memadai, maka tugas PMII belum selesai,” ujarnya.
Sulawesi Tengah
PKC PMII Sulteng
PKC PMII
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Moh Fhadel
Kelurahan Kabonena
Kecamatan Ulujadi
Kota Palu
M Shofiyullah Cokro
| Fenomena El Nino Diprediksi Tingkatkan Populasi Ikan Tuna dan Tongkol |
|
|---|
| BMKG Prediksi 69 Persen Wilayah Sulteng Masuki Musim Kemarau Lebih Awal |
|
|---|
| BMKG Sulteng Imbau Warga Gunakan Air Tanah Secara Bijak, Simpan Air Hujan untuk Kemarau |
|
|---|
| Klarifikasi SPPG Yayasan Lompobattang Soal Keluhan Relawan dan Upah Tak Seimbang |
|
|---|
| Rekomendasi DPRD Sulteng, Aliansi Desak Gubernur Sulteng Cabuh IUP Tambang Batu Gamping di Bangkep |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pengurus-PKC-PMII-Sulteng-Masa-Khidmat-2025-2027.jpg)