Selasa, 12 Mei 2026

Morowali Hari Ini

Bungku Selatan, Sombori dan Menui Diprioritaskan Terima Bansos Pancaroba 2026

Mayoritas masyarakat di wilayah tersebut berprofesi sebagai nelayan sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca untuk melaut.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Fadhila Amalia
Ismet/TribunPalu/Ismet Togean 20
BANSOS PANCAROBA - Kepala Dinas Sosial Morowali, Ruhban, saat diwawancarai TribunPalu.com di ruang kerjanya, Kantor Dinas Sosial Kompleks Funuansingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Morowali memprioritaskan tiga kecamatan kepulauan sebagai penerima utama bansos pancaroba 2026.
  • Kecamatan Bungku Selatan, Sombori Kepulauan, dan Menui dinilai paling terdampak cuaca ekstrem dan musim tidak menentu.
  • Program bansos ditujukan membantu masyarakat nelayan yang bergantung pada kondisi cuaca untuk melaut.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Pemerintah Kabupaten Morowali memprioritaskan tiga kecamatan kepulauan sebagai sasaran utama penerima bantuan sosial (bansos) Pancaroba tahun 2026.

Kepala Dinas Sosial Morowali, Ruhban, mengatakan wilayah tersebut dipilih karena masyarakatnya dinilai paling terdampak akibat cuaca ekstrem dan musim yang tidak menentu.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai TribunPalu.com di ruang kerjanya, Kantor Dinas Sosial Morowali, Kompleks Funuansingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2026).

Baca juga: Dinsos Morowali Perketat Pendataan Penerima Bansos Pancaroba 2026

“Untuk langkah awal ini jadi yang sasaran utama itu yang terdampak, tiga daerah kepulauan semua,” ujarnya.

Ruhban menjelaskan, tiga wilayah yang menjadi prioritas penerima bansos pancaroba yakni Kecamatan Bungku Selatan, Kecamatan Sombori Kepulauan, dan Kecamatan Menui.

“Dalam hal ini Kecamatan Bungku Selatan, kemudian Sombori dan Menui. Tiga daerah ini pasti akan terdampak dengan musim yang tidak menentu di musim pancaroba,” jelasnya.

Menurutnya, mayoritas masyarakat di wilayah tersebut berprofesi sebagai nelayan sehingga sangat bergantung pada kondisi cuaca untuk melaut.

Sebelumnya, Dinas Sosial Morowali menargetkan sekitar 5.000 masyarakat kepulauan menerima bansos pancaroba pada tahun 2026.

Baca juga: Sengketa BCGI dan ATN di Banggai, Akademisi Soroti Kepastian Hukum

Program tersebut merupakan salah satu program Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, untuk membantu masyarakat yang terdampak cuaca ekstrem di musim pancaroba.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved