Selasa, 12 Mei 2026

Morowali Hari Ini

Sungai Kawasan IGIP Meluap, Akibatkan Desa Sambalagi Terendam Banjir

Warga setempat mengaku panik saat air tiba tiba meluap dan merendam rumah mereka. 

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Ismet Togean 20
Meluapnya sungai di kawasan International Green Industrial Park (IGIP), mengakibatkan belasan rumah warga di Desa Sambalagi, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, terendam banjir. 
Ringkasan Berita:
  • Banjir akibat luapan sungai di kawasan International Green Industrial Park (IGIP) merendam permukiman warga di Desa Sambalagi, Kecamatan Bungku Pesisir, Morowali, pada Jumat (8/5/2026) dini hari setelah hujan deras. 
  • Sedikitnya 13 rumah dan 4 unit kos terdampak, dengan ketinggian air mencapai 50–80 sentimeter.
  • Warga mengaku panik karena air tiba-tiba masuk ke rumah mereka.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Meluapnya sungai di kawasan International Green Industrial Park (IGIP), mengakibatkan belasan rumah warga di Desa Sambalagi, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, terendam banjir.  

Peristiwa banjir tersebut diketahui terjadi pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 01.00 Wita, setelah wilayah itu diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi. 

Dari informasi yang diperoleh, melalui BPBD Morowali, sedikitnya 13 rumah warga dan 4 unit kos terdampak akibat luapan air sungai tersebut.  

Ketinggian air dilaporkan bervariasi, berkisar antara 50 hingga 80 sentimeter hingga masuk ke area permukiman warga. 

Warga setempat mengaku panik saat air tiba tiba meluap dan merendam rumah mereka. 

Banjir diduga dipengaruhi curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan itu.

Baca juga: Novia Asal Desa Towale Jadi Calon Jemaah Haji Termuda Kabupaten Donggala 2026, Gantikan Orang Tua

Namun di sisi lain, warga juga menyoroti aktivitas pembangunan kawasan industri IGIP yang saat ini masih berada dalam tahap konstruksi. 

Perusahaan yang mengusung konsep industri hijau tersebut dinilai mulai menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak. 

Warga berharap ada langkah penanganan dan antisipasi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama saat curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved