Minggu, 31 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Zulkifli Azis Sesalkan RDP Kapal Pelni Belum Hasilkan Kepastian Operasional di Pelabuhan Donggala

DPRD Donggala meminta agar pada pertemuan berikutnya pihak pimpinan langsung dari KSOP maupun PT Pelni.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Donggala, Zulkifli Azis, menyayangkan rapat dengar pendapat (RDP) terkait operasional kapal PT Pelni di Pelabuhan Donggala belum menghasilkan kepastian yang jelas. 
Ringkasan Berita:
  • Ketua Fraksi Demokrat DPRD Donggala, Zulkifli Azis, menyayangkan RDP terkait operasional kapal PT Pelni di Pelabuhan Donggala belum menghasilkan kepastian yang jelas. 
  • Hal itu disampaikannya dalam RDP bersama ARDB, PT Pelni, dan KSOP Kelas II Teluk Palu di DPRD Donggala, Selasa (12/5/2026).
  • Zulkifli mengatakan hasil RDP tersebut berbeda dengan pertemuan sebelumnya pada 3 Maret 2026 bersama Gubernur Sulawesi Tengah.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Ketua Fraksi Demokrat DPRD Donggala, Zulkifli Azis, menyayangkan rapat dengar pendapat (RDP) terkait operasional kapal PT Pelni di Pelabuhan Donggala belum menghasilkan kepastian yang jelas.

Hal ia ungkapkan pada RDP DPRD Donggala bersama Aliansi Rakyat Donggala Bersatu (ARDB), PT Pelni dan KSOP Kelas II Teluk Palu di ruang sidang utama Kantor DPRD, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Selasa (12/5/2026).

Zulkifli menyebut hasil pembahasan dalam RDP berbeda dengan pertemuan sebelumnya pada 3 Maret 2026 bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang disebut telah menghasilkan kesepakatan terkait operasional kapal penumpang di Pelabuhan Donggala.

“Pada saat rapat bersama gubernur sebelumnya sudah ada titik kejelasan dan disepakati pada April lalu. Namun pada RDP hari ini belum ada penjelasan yang pasti,” kata Zulkifli.

Baca juga: Fraksi PKB DPRD Donggala Tegaskan Kepastian Operasional Kapal untuk Hindari Polemik Masyarakat

Ia menilai ketidakjelasan tersebut terjadi karena pihak yang hadir dari KSOP Kelas II Teluk Palu dan PT Pelni Cabang Palu hanya perwakilan, bukan pimpinan yang memiliki kewenangan mengambil keputusan.

Lebih lanjut, DPRD Donggala meminta agar pada pertemuan berikutnya pihak pimpinan langsung dari KSOP maupun PT Pelni Cabang Palu dapat hadir.

“Kami menyayangkan karena yang hadir hanya perwakilan sehingga pembicaraan hari ini tidak sinkron dengan hasil pertemuan sebelumnya bersama gubernur,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved