Jumat, 15 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Berani Samporoa Terima 3 Ribu Aduan, Diskominfosantik Sulteng Siapkan Skema Terintegrasi OPD

Salah satu target yang disiapkan yakni menghubungkan seluruh aplikasi pelayanan OPD ke dalam satu sistem terpadu melalui Command Center.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
LAYANAN BERANI SAMPOROA - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan skema integrasi layanan “Berani Samporoa” dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. 
Ringkasan Berita:
  • Layanan “Berani Samporoa” yang berada di bawah Command Center Pemprov Sulteng telah menerima lebih dari 3 ribu laporan masyarakat dalam tiga bulan terakhir.
  • Diskominfosantik Sulteng akan mengintegrasikan seluruh aplikasi pelayanan OPD ke dalam Command Center, membentuk super apps pelayanan satu pintu.
  • Program ini sejalan dengan arahan Gubernur Anwar Hafid untuk memperkuat pemerintahan digital, pengelolaan Satu Data Indonesia, dan keamanan siber di Sulawesi Tengah.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan skema integrasi layanan “Berani Samporoa” dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan Kepala Diskominfosantik Sulteng, Wahyu Agus Pratama, usai kegiatan ramah tamah dan syukuran penyambutan di Jl Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: Wahyu Agus Pratama Siapkan Penguatan Satu Data dan Keamanan Siber di Sulteng

Wahyu mengatakan, layanan “Berani Samporoa” yang berada di bawah Command Center Pemprov Sulteng saat ini terus dioptimalkan sebagai sarana pelayanan dan pengaduan masyarakat berbasis digital.

Menurutnya, program tersebut telah berjalan sekitar tiga bulan dan menerima lebih dari 3 ribu laporan masyarakat.

“Sudah ada lebih dari tiga ribu laporan aduan pelayanan publik, baik kritik, saran, maupun aduan terkait kebijakan pemerintah daerah dan pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ke depan Diskominfosantik Sulteng akan membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten dan seluruh perangkat daerah guna memperkuat sistem pelayanan publik digital yang terintegrasi.

Salah satu target yang disiapkan yakni menghubungkan seluruh aplikasi pelayanan OPD ke dalam satu sistem terpadu melalui Command Center.

Baca juga: Pasca Dilantik, Kadiskominfosantik Sulteng Fokus Perkuat Pemerintahan Digital

“Ada arahan dari Bapak Gubernur terkait penguatan digitalisasi teknologi agar seluruh staf operator atau kepala perangkat daerah yang telah mempunyai sistem aplikasi bisa diintegrasikan dalam Command Center,” katanya.

Menurut Wahyu, integrasi tersebut nantinya diharapkan melahirkan super apps pelayanan satu pintu yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah daerah.

“Sehingga ada super apps pelayanan satu pintu yang bisa terintegrasi, baik dalam pelayanan publik maupun pemanfaatan digitalisasi yang ada,” jelasnya.

Selain penguatan pelayanan digital, Wahyu juga menegaskan Diskominfosantik Sulteng akan terus memperkuat pemerintahan digital, pengelolaan Satu Data Indonesia, hingga keamanan siber di Sulawesi Tengah.

Baca juga: Penyebab Nadiem Dituntut Rp5,6 Triliun, Jaksa Sebut Aset Terdakwa Tak Sebanding dengan Penghasilan

Ia menyebutkan, seluruh program tersebut menjadi bagian dari arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam mendorong transformasi digital pemerintahan di daerah.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved