Sulteng Hari Ini
Berani Samporoa Terima 3 Ribu Aduan, Diskominfosantik Sulteng Siapkan Skema Terintegrasi OPD
Salah satu target yang disiapkan yakni menghubungkan seluruh aplikasi pelayanan OPD ke dalam satu sistem terpadu melalui Command Center.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Layanan “Berani Samporoa” yang berada di bawah Command Center Pemprov Sulteng telah menerima lebih dari 3 ribu laporan masyarakat dalam tiga bulan terakhir.
- Diskominfosantik Sulteng akan mengintegrasikan seluruh aplikasi pelayanan OPD ke dalam Command Center, membentuk super apps pelayanan satu pintu.
- Program ini sejalan dengan arahan Gubernur Anwar Hafid untuk memperkuat pemerintahan digital, pengelolaan Satu Data Indonesia, dan keamanan siber di Sulawesi Tengah.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan skema integrasi layanan “Berani Samporoa” dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Hal itu disampaikan Kepala Diskominfosantik Sulteng, Wahyu Agus Pratama, usai kegiatan ramah tamah dan syukuran penyambutan di Jl Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jumat (15/5/2026).
Baca juga: Wahyu Agus Pratama Siapkan Penguatan Satu Data dan Keamanan Siber di Sulteng
Wahyu mengatakan, layanan “Berani Samporoa” yang berada di bawah Command Center Pemprov Sulteng saat ini terus dioptimalkan sebagai sarana pelayanan dan pengaduan masyarakat berbasis digital.
Menurutnya, program tersebut telah berjalan sekitar tiga bulan dan menerima lebih dari 3 ribu laporan masyarakat.
“Sudah ada lebih dari tiga ribu laporan aduan pelayanan publik, baik kritik, saran, maupun aduan terkait kebijakan pemerintah daerah dan pusat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ke depan Diskominfosantik Sulteng akan membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten dan seluruh perangkat daerah guna memperkuat sistem pelayanan publik digital yang terintegrasi.
Salah satu target yang disiapkan yakni menghubungkan seluruh aplikasi pelayanan OPD ke dalam satu sistem terpadu melalui Command Center.
Baca juga: Pasca Dilantik, Kadiskominfosantik Sulteng Fokus Perkuat Pemerintahan Digital
“Ada arahan dari Bapak Gubernur terkait penguatan digitalisasi teknologi agar seluruh staf operator atau kepala perangkat daerah yang telah mempunyai sistem aplikasi bisa diintegrasikan dalam Command Center,” katanya.
Menurut Wahyu, integrasi tersebut nantinya diharapkan melahirkan super apps pelayanan satu pintu yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah daerah.
“Sehingga ada super apps pelayanan satu pintu yang bisa terintegrasi, baik dalam pelayanan publik maupun pemanfaatan digitalisasi yang ada,” jelasnya.
Selain penguatan pelayanan digital, Wahyu juga menegaskan Diskominfosantik Sulteng akan terus memperkuat pemerintahan digital, pengelolaan Satu Data Indonesia, hingga keamanan siber di Sulawesi Tengah.
Baca juga: Penyebab Nadiem Dituntut Rp5,6 Triliun, Jaksa Sebut Aset Terdakwa Tak Sebanding dengan Penghasilan
Ia menyebutkan, seluruh program tersebut menjadi bagian dari arahan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam mendorong transformasi digital pemerintahan di daerah.(*)
Sulawesi Tengah
Wahyu Agus Pratama
Diskominfosantik Sulteng
Berani Samporoa
Kelurahan Lolu Selatan
Kecamatan Palu Selatan
Kota Palu
| Gubernur Sulteng Ungkap Langkah Tegas Penertiban Perusahaan Pelanggar Aturan |
|
|---|
| Gus Muhaimin Tegaskan Kader PKB Sulteng Harus Jadi Garda Terdepan Keadilan Sosial |
|
|---|
| ASKLIN Sulteng Akan Gelar Simposium Workshop dan Smart Primary Care Expo 2026 di Palu |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Tegaskan Sanksi bagi Perusahaan Langgar Hak Pekerja |
|
|---|
| Gubernur Sulteng Pastikan Sanksi Perusahaan Pelanggar dan Penertiban TKA Ilegal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pasca-Dilantik-Kadiskominfosantik-Sulteng-Fokus-Perkuat-Pemerintahan-Digital.jpg)