Rabu, 27 Mei 2026

Morowali Hari Ini

Jelang Idul Adha, Pengawasan SPBU Bahomohoni Pastikan Stok BBM Solar Aman

SPBU juga memberlakukan pembatasan pengisian Solar untuk kendaraan, khususnya sopir truk, dengan maksimal Rp600.

Tayang:
Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Ismet Togean 20
Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pengawas SPBU Bahomohoni, Farden Viktor Dumola, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di SPBU Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dalam kondisi aman. 
Ringkasan Berita:
  • Menjelang Idul Adha 2026, SPBU Bahomohoni di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali memastikan stok BBM jenis solar dalam kondisi aman dan cukup hingga hari raya.
  • Pengawas SPBU, Farden Viktor Dumola, mengatakan stok solar diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga puncak Idul Adha pada Rabu (27/5/2026). 
  • Pada 26 Mei 2026, SPBU menerima pasokan 16 ton solar untuk menjaga ketersediaan.

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pengawas SPBU Bahomohoni, Farden Viktor Dumola, memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di SPBU Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dalam kondisi aman.

Hal tersebut disampaikan Farden Viktor Dumola saat diwawancarai Tribunpalu.com di SPBU Bahomohoni, Selasa (26/5/2026).

Menurut Farden, stok Solar yang tersedia saat ini dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga puncak perayaan Idul adha pada Rabu (27/5/2026).

“Jadi untuk ketersediaan bahan bakar di SPBU Bahomohoni, untuk saat ini sampai besok itu cukup dan bisa mencukupi untuk semua pihak,” ujarnya.

Farden menjelaskan, saat ini pihak SPBU melakukan pengaturan distribusi BBM jenis Solar agar penyaluran tetap merata dan stok tetap tersedia hingga hari raya.

Baca juga: SPBU Bahomohoni Morowali Batasi Pengisian Solar Maksimal Rp600 Ribu per Kendaraan

Ia mengatakan, pada Selasa (26/5/2026), SPBU Bahomohoni menerima pasokan BBM jenis Solar sebanyak 16 ton yang disiapkan untuk menjaga ketersediaan stok hingga keesokan hari.

“Kalau hari ini karena kebetulan kuotanya kita itu dijaga untuk besok, jadi masuk 16 ton untuk minyak Solar,” katanya.

Selain itu, pihak SPBU juga memberlakukan pembatasan pengisian Solar untuk kendaraan, khususnya sopir truk, dengan maksimal Rp600 ribu per kendaraan. 

Jumlah tersebut lebih besar dibanding hari biasanya yang hanya sebesar Rp400 ribu per kendaraan.

Kebijakan tersebut dilakukan karena pada Rabu (27/5/2026) belum ada pendistribusian stok Solar dari pihak Pertamina, sehingga penyaluran diatur agar kebutuhan masyarakat dan kendaraan operasional tetap dapat terpenuhi. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved