Jumat, 29 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Wisatawan Serbu Pusat Laut Donggala pada Hari Kedua Lebaran Iduladha 2026

Lokasi wisata yang berjarak sekitar 43 kilometer dari Kota Palu itu menjadi salah satu tujuan favorit.

Tayang:
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Kawasan wisata Pusat Laut di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, dipadati pengunjung pada hari kedua Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kawasan wisata Pusat Laut di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, ramai dikunjungi pada hari kedua Iduladha 1447 H, Kamis (28/5/2026).
  • Pengunjung datang dari berbagai daerah untuk menikmati libur lebaran bersama keluarga, membawa perlengkapan rekreasi seperti tikar, kursi lipat, meja, bahkan tenda untuk berkemah. 
  • Objek utama wisata ini adalah sumur alami raksasa dengan diameter sekitar 10 meter dan kedalaman tujuh meter, yang menjadi pusat perhatian pengunjung. 

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Kawasan wisata Pusat Laut di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, dipadati pengunjung pada hari kedua Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).

Arus wisatawan mulai terlihat sejak pagi hingga sore hari pada pukul 16.00 Wita, pengunjung datang dari berbagai daerah untuk menikmati libur lebaran bersama keluarga maupun kerabat.

Lokasi wisata yang berjarak sekitar 43 kilometer dari Kota Palu itu menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat saat momen libur panjang.

Berdasarkan pantauan TribunPalu.com, sejumlah wisatawan membawa perlengkapan rekreasi seperti tikar, kursi lipat, meja, hingga tenda untuk berkemah di area wisata.

Baca juga: Dinas Perikanan Donggala Salurkan 117 Ribu Benih Udang untuk Tambak Terdampak Banjir di Sojol

Objek utama berupa sumur alami raksasa menjadi pusat perhatian pengunjung. 

Sumur tersebut memiliki diameter sekitar 10 meter dengan kedalaman kurang lebih tujuh meter.

Sebagian wisatawan tampak berenang di dalam sumur, sementara lainnya melempar uang koin maupun uang kertas ke dalam air.

Kondisi tersebut dimanfaatkan warga sekitar yang berada di dalam sumur untuk mengambil uang yang dilempar pengunjung.

Di area sekitar sumur, terpasang banner dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Donggala bertuliskan “Bukan Tempat Pembuangan Sampah” sebagai imbauan menjaga kebersihan lingkungan wisata.

Baca juga: Barantin Sebut Ekspor Durian Beri Kontribusi Rp 304 M untuk Ekonomi Sulteng

Selain menikmati sumur alami, wisatawan juga dapat mengunjungi hamparan pasir putih di tengah laut menggunakan perahu pasiar tradisional dengan tarif sekitar Rp10 ribu per orang.

Pengelola kawasan wisata turut menyediakan sejumlah fasilitas pendukung, seperti musalah, toilet, ruang ganti, warung makan, dan gazebo untuk disewa pengunjung.

Pengunjung juga diperbolehkan mendirikan tenda di area wisata, baik menggunakan perlengkapan pribadi maupun tenda sewaan yang tersedia.

Untuk masuk ke kawasan wisata Pusat Laut, pengunjung dikenakan tarif Rp10 ribu per orang termasuk biaya parkir kendaraan. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved