Donggala Hari Ini
KH Imran Dahlan Jadi Rais Syuriyah, KH Haerolah Muh Arief Terpilih Ketua Tanfidziyah PCNU Donggala
KH Imran Dahlan ditetapkan sebagai Rais Syuriyah melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Konferensi Cabang (Konfercab) VII PCNU Kabupaten Donggala menetapkan KH Imran Dahlan sebagai Rais Syuriyah dan KH Haerolah Muh Arief sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Donggala periode mendatang.
- Konferensi berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Donggala mengusung tema penguatan kemandirian organisasi dan pelayanan NU untuk kemajuan daerah.
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - KH Imran Dahlan ditetapkan sebagai Rais Syuriyah dan KH Haerolah Muh Arief terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Donggala.
Penetapan itu dilakukan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VII yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Donggala, Kecamatan Banawa.
Penetapan tersebut menjadi agenda utama Konfercab VII PCNU Donggala yang mengusung tema “Menguatkan Kemandirian Jam’iyah dan Khidmat NU untuk Donggala yang Maju, Harmonis, dan Berkeadaban.”
KH Imran Dahlan ditetapkan sebagai Rais Syuriyah melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
Penetapan KH Imran Dahlan sebagai Rais Syuriyah merupakan hasil musyawarah lima anggota AHWA yang mendapat mandat dari peserta konferensi.
Baca juga: HUT Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Gubernur Sulteng: Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat
Sementara itu, KH Haerolah Muh Arief memperoleh dukungan penuh dari perwakilan 14 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Donggala sehingga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Tanfidziyah.
Konfercab VII dibuka oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Tengah yang diwakili Awaluddin Manggasali.
Awaluddin Manggasali menekankan pentingnya memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan peran NU dalam menjawab berbagai tantangan sosial, keagamaan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
Ia menambahkan, kemandirian jam'iyah menjadi fondasi penting agar NU mampu menjalankan program pelayanan umat secara berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
"Kepemimpinan baru PCNU Donggala diharapkan mampu memperkuat program keumatan, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin," ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Baca juga: Jalur Trans Sulawesi di Bunta Banggai Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Kini Kembali Bisa Dilalui
Konferensi tersebut diikuti perwakilan dari 14 MWCNU yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Donggala.
Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, forum juga menyusun program kerja dan arah kebijakan organisasi untuk periode mendatang.
Konfercab VII juga menjadi momentum konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa guna memperkuat peran NU dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah. (*)
| Angka Kemiskinan Donggala Capai 14,66 Persen, Berani Mombangu Didorong Jadi Solusi |
|
|---|
| Program Berani Mombangu Jadi Andalan Donggala Tekan Angka Kemiskinan |
|
|---|
| Pemkab Donggala Terima Fasilitator Program Berani Mombangu untuk 50 Desa di Lima Kecamatan |
|
|---|
| Gubernur Sulteng Komitmen Tingkatkan Fasilitas Lapangan Persido |
|
|---|
| Pemkab Donggala Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tekankan Pancasila Sebagai Ideologi Hidup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/d89uyay89day89ajpgggg.jpg)