Banggai Hari Ini
PHK Pekerja Nikel di Banggai Bisa Terjadi Jika RKAB Belum Terbit
Pengurangan kuota produksi bijih Nikel mulai berdampak kepada tenaga kerja.
Ringkasan Berita:
- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banggai melaporkan adanya pengurangan tenaga kerja di industri nikel akibat penurunan kuota produksi bijih nikel.
- Kepala Bidang Hubungan Industrial, Ardi Arifin, menyebut sebagian pekerja telah dirumahkan dengan tetap menerima gaji, namun berpotensi PHK jika RKAB tidak segera terbit.
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai, Ardi Arifin mengakui terjadi pengurangan tenaga kerja di industri Nikel.
"Ada yang merumahkan, tapi bayar salary (gaji)," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Problem lain, kata dia, ada Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) belum terbit.
"Lebih teknis, lagi susah mendapatkan BBM solar mengakibatkan tak adanya aktivitas," jelas Ardi.
Pengurangan kuota produksi bijih Nikel mulai berdampak kepada tenaga kerja.
Ia menerangkan, ada periode tertentu merumahkan pekerja.
"Ke depan akan di PHK kalau belum keluar RKAB," tuturnya.
Baca juga: Pekerja di Banggai Terdampak Pemangkasan Kuota Produksi Bijih Nikel
Disnakertrans terus mengawasi proses merumahkan maupun Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) agar hak-hak pekerja dapat diberikan perusahaan.
Masalah ini sempat dibahas dengan Komisi I DPRD Banggai.
Berbagai pemangku kepentingan sepakat membentuk Satgas Ketenagakerjaan.
Ardi mengatakan, jika ada pengurangan tenaga kerja harus berjenjang dan objektif.
"Jika RKAB sudah kembali, yang dirumahkan atau tak diperpanjang kontrak dipanggil lagi," tuturnya.
Baca juga: YSKI Ungkap Ciri-Ciri Tahu Mengandung Boraks, Salah Satunya Terlalu Kenyal
Disnakertrans Banggai meminta agar kuota pekerja lokal 80 persen sesuai regulasi di daerah.
Ardi menjelaskan, instansinya mengantisipasi pekerja yang kontraknya tak diperpanjang maupun dirumahkan di Juni sampai Juli 2026 ini.
| Pekerja di Banggai Terdampak Pemangkasan Kuota Produksi Bijih Nikel |
|
|---|
| SMPN 6 Luwuk Dibobol Maling, Laptop dan Keyboard Hilang |
|
|---|
| Hari Lahir Pancasila, Kader HIMASTRAP Untika Banggai Soroti Ketimpangan Pembangunan di Dusun Mumpe |
|
|---|
| Polres Morowali Utara Gagalkan Peredaran Sabu 228,62 Gram di Mamosalato, Satu Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| SIM Keliling Polres Banggai Hadir Sepanjang Juni 2026, Mudahkan Perpanjangan SIM A dan C |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yda897yd9a8da89jpgggg.jpg)