Sabtu, 6 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

Berlayar dari Banggai Laut Menuju Taliabu, KM Jolor Mati Mesin

Sebelumnya pemilik kapal telah melakukan upaya pencarian mandiri, tapi belum membuahkan hasil. 

Tayang:
Penulis: Alisan | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Zulfadli
Pos SAR Luwuk saat melakukan pencarian KM Jolor, Sabtu (6/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kapal Motor (KM) Jolor mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, saat dalam perjalanan dari Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah menuju Desa Penu, Pulau Taliabu. Kontak terakhir dengan kapal terjadi Kamis (4/6/2026) sore di sekitar 8 Nautical Mile utara Pulau Taliabu.
  • Basarnas Palu melalui Pos SAR Luwuk menerima laporan Jumat malam (5/6/2026) setelah upaya pencarian mandiri oleh pemilik kapal tidak berhasil. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI LAUT - Kapal Motor (KM) Jolor mati mesin di wilayah perairan Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Sampai Sabtu (6/6/2026) pagi, kapal ini belum ditemukan petugas.

Laporan baru diterima Basarnas Palu melalui Pos SAR Luwuk Jumat (5/6/2026) malam.

Sebelumnya pemilik kapal telah melakukan upaya pencarian mandiri, tapi belum membuahkan hasil. 

Basarnas Palu melalui Pos SAR Luwuk bergerak cepat laporan ini.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal mengatakan, informasi terakhir KM Jolor berlayar dari Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah menuju Desa Penu, Pulau Taliabu.

Desa Penu dan Manado, Sulawesi Utara berhadapan, dipisahkan dengan Laut Maluku.

Baca juga: Ketua KPKPST Ungkap Praktek Suap di Kawasan Industri Morowali

Dalam perjalanan, kata Rizal, mengalami gangguan mesin dan kontak terakhir terjadi Kamis (4/6/2026) sore.

Posisi kapal saat itu di sekitar 8 Nautical Mile Utara Pulau Taliabu.

Menerima laporan, kata dia, Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama ABK KN SAR Bhisma segera diberangkatkan menuju lokasi.

Rizal mengatakan di atas KM Jolor ada empat orang. 

"Kami telah mengerahkan tim SAR beserta KN SAR Bhisma dan peralatan pendukung untuk melaksanakan operasi pencarian," tuturnya.

Ia berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved