Seorang Tukang Ojek di Baubau Ditangkap karena Perkosa Penumpangnya di Semak-semak

Seorang tukang ojek berinisial ES di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Kota Baubau karena memperkosa penumpang

Seorang Tukang Ojek di Baubau Ditangkap karena Perkosa Penumpangnya di Semak-semak
megapolitan.kompas.com
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNPALU.COM - Seorang tukang ojek berinisial ES (20) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, ditangkap aparat Satuan Reskrim Polres Kota Baubau karena memperkosa penumpangnya , Jumat (8/3/2019) lalu.

“Motifnya, dari niat tersangka yang ingin meminta uang, Namun kondisi situasi yang sunyi kemudian muncul niat tersangka untuk menyetubuhi korban,” kata Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Sulaiman, Selasa (12/3/2019) di kantornya.

Peristiwa ini bermula saat korban SW (14) bersama empat orang temannya hendak menuju ke Lippo Plaza Buton dengan menyewa ojek pelaku.

Namun dalam perjalanan, pelaku membelokkan arah motornya dan menuju ke tempat yang sunyi dari pemukiman warga, di Simpang Lima, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari.

Tersangka menyuruh korban untuk masuk ke semak-semak.

Korban saat itu menolak, namun diancam pelaku ES dengan pisau yang disimpan di sadel motor.

“Kemudian pisau tersebut diarahkan ke leher korban disertai bahasa akan membunuh korban bila keinginanya tidak dipenuhi,” ujar Sulaiman.

Pelaku kemudian melakukan aksi tidak senonoh terhadap korbannya yang masih di bawah umur tersebut.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Baubau.

“Pelaku ES ditangkap saat sedang mangkal menunggu penumpangnya di pelabuhan Jembatan Batu,” ucapnya.

Menurut Sulaiman, korban saat ini mengalami trauma dan belum berani masuk sekolah karena merasa takut.

Saat ini pelaku telah diamankan di ruang tahanan Mapolres Baubau.

Ia diganjar pasal 81 tentang perindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Tukang Ojek Ditangkap karena Perkosa Penumpangnya di Semak-semak"

Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved