Jumat, 24 April 2026

Menyelami Misteri Selat Malaka, Ada Kapal Hantu, Harta Karun, Hingga Kasus Perompakan

Mulai dari kapal hantu, kasus kehilangan yang tidak bisa dijelaskan, hingga harta karun, membuat Selat Malaka menjadi perairan yang penuh misteri.

wowshack.com
Peta lokasi Selat Malaka 

Beberapa orang berpendapat penyelamatan tidak pernah terjadi karena tidak ada catatan di Silver Star yang merinci upaya penyelamatan Kapal SS Ourang Medan.

Yang lain mengatakan beberapa negara bekerjasama untuk menutupi tragedi menyeramkan itu.

Namun, teori-teori itu tidak berhenti sampai di situ, dengan dokumen 'rahasia CIA' yang terungkap kemungkinan 'sesuatu yang tidak diketahui' hadir pada tragedi Kapal SS Ourang Medan.

Asisten direktur CIA Allen Dulles, CH Marck J menulis surat kepada penerima yang tidak dikenal pada 1959.

"Saya merasa yakin bahwa Kapal SS Ourang Medan memberikan pertanda atas banyak kecelakaan pesawat dan misteri laut lainnya yang belum terpecahkan," tulisnya.

Dan di situlah sejarah kematian di sepanjang Selat Malaka dimulai.

Lukisan Pertempuran Selat Malaka
Lukisan Pertempuran Selat Malaka (blueworldwebmuseum.org)

Saat Pertempuran Selat Malaka selama Perang Dunia II, kapal penjelajah Jepang Haguro tenggelam dalam pertempuran laut, lebih dari 900 orang menjadi korban.

Kemudian pada Desember 2018, mayat-mayat ditemukan mengambang di perairan Pulau Bengkalis, Riau.

"Berdasarkan penyelidikan kami, kami memperkirakan bahwa mayat-mayat itu telah mengambang di perairan selama lebih dari sebulan," kata juru bicara Rumah Sakit Polisi Bhayangkara kepada media setempat pada saat itu.

Sementara polisi menemukan beberapa korban adalah pekerja Indonesia yang terbunuh di kapal ketika dihantam gelombang besar dan tenggelam pada awal bulan tersebut.

Namun mereka masih belum dapat menentukan dari mana datangnya mayat-mayat lainnya.

Lalu lintas kapal di Selat Malaka
Lalu lintas kapal di Selat Malaka (Olaf Schülke/Süddeutsche Zeitung Photo via worldoceanreview.com)

Misteri yang paling dikenal di antara misteri lainnya adalah hilangnya penerbangan Malaysia Airlines MH370.

Radar pertahanan terakhir mendeteksi pesawat berbalik melintasi Malaysia, menuju barat laut ke Selat Malaka kemudian menghilang di luar jangkauan tepat di utara Sumatera.

Selain tragedi di atas, Selat Malaka juga dikatakan sebagai tempat peristirahatan harta karun berlimpah.

Bermula pada tahun 1511, ketika kapal Portugis Flor de la Mar tenggelam ke dasar laut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved