Asal-usul 4 Tradisi Pernikahan di Dunia yang Miliki Latar Belakang Suram
Biasanya, upacara pernikahan selalu dikaitkan dengan kebahagiaan. Namun, beberapa tradisi pernikahan di dunia memiliki latar belakang yang suram.
TRIBUNPALU.COM - Upacara pernikahan merupakan satu perayaan dalam jenjang baru kehidupan manusia.
Biasanya, upacara pernikahan selalu dikaitkan dengan kebahagiaan.
Namun, beberapa tradisi pernikahan di dunia memiliki latar belakang yang cukup gelap.
Sebab, secara historis pernikahan kerapkali dikelilingi oleh kisah-kisah menakutkan.
Bahkan, ada tradisi pernikahan yang dilakukan untuk mengusir roh jahat.
Berikut TribunPalu.com merangkum empat tradisi pernikahan yang memiliki latar belakang suram dari laman This is Insider:
1. Bridesmaid atau pengiring pengantin wanita biasa mengenakan kostum yang sama untuk mengecoh roh jahat yang berniat buruk kepada mempelai wanita.
Ada satu teori, tradisi pakaian serupa atau hampir mirip yang dikenakan pengiring pengantin sudah ada sejak zaman Romawi Kuno.
Mempelai perempuan dianggap sebagai incaran roh-roh jahat.
Jadi, semua pengiring wanita berpakaian sama untuk mengecoh roh jahat agar tidak mengganggu pernikahan kedua mempelai..
Namun, ada satu teori lain yang berasal dari era Victoria.
Liz Gloyn, seorang dosen di Classic and Royal Holloway di University of London, mengatakan kepada The Independent bahwa tradisi tersebut berasal dari ketakutan akan adanya persaingan.
"Saya percaya, dengan mengatur para pengiring mempelai wanita dengan pakaian yang sama, tidak ada kesempatan bagi mereka untuk mencoba mengalahkan satu sama lain, terutama dengan si mempelai wanita, melalui penggunaan kain yang lebih besar, perhiasan yang lebih megah," Dr. Kata Gloyn.
2. Buket bunga yang dibawa mempelai wanita dulunya digunakan untuk menyamarkan bau badannya, dan dibuat dari herbal berbau tajam.
Menurut Huffington Post, tradisi mempelai wanita membawa buket berasal dari abad ke-15.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-pengiring-pengantin-wanita.jpg)