Minggu, 12 April 2026

Sibuk Serang Negara Lain, Donald Trump dan Netanyahu Terancam Dimakzulkan di Negeri Sendiri

Presiden AS, Donald Trump dan PM Israel Netanyahu juga mendapat ancaman dari dalam negeri masing-masing.

Editor: Imam Saputro
Facebook The White House
TRUMP DAN NETANYAHU - Tangkapan layar The White House pada Kamis (10/4/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan) berfoto di Ruang Oval, Gedung Putih, pada hari Selasa (8/4/2025). Sibuk Serang Negara Lain, Donald Trump dan Netanyahu Terancam Dimakzulkan di Negeri Sendiri 

TRIBUNPALU.COM - Tensi di Timur Tengah masih tinggi setelah gencatan senjata AS-Iran belum benar-benar terjadi.

Ketegangan meningkat lagi pascaserangan Israel ke Lebanon dan membuat gencatan senjata bisa batal kapan saja.

Iran disebut sudah siapkan serangan ke Israel, sedangkan AS juga telah menyiagakan angkatan perangnya.

Namun ditengah situasi carut marut di luar negeri, Presiden AS, Donald Trump dan PM Israel Netanyahu juga mendapat ancaman dari dalam negeri masing-masing.

Trump akan dimakzulkan

Survei terbaru yang dipublikasikan Newsweek pada Rabu (8/4/2026) waktu AS, memperlihatkan sebagian besar rakyat AS setuju Presiden AS dimakzulkan alias diturunkan dari jabatannya.

Trump dianggap tokoh yang getol memicu perang Iran serta membuat sejumlah kebijakan kontroversial dan tidak memihak rakyat AS.

Dari survei itu terdata 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump dan  40 persen yang menentangnya, sisanya abstain tidak memilih dengan margin kesalahan 3,9 persen.

Jajak pendapat ini diselenggarakan oleh John Bonifaz, presiden dan salah satu pendiri Free Speech for People untuk perusahaan jajak pendapat progresif veteran Celinda Lake.

Presiden Trump tidak  tinggal diam.

Dia menyerang Candace Owens dan Alex Jones, dua tokoh konservatif yang menyerukan agar dia  dicopot dari jabatannya.

“Mereka memiliki satu kesamaan, IQ rendah,” kata Trump.

“Mereka orang bodoh, mereka tahu itu, keluarga mereka tahu itu, dan semua orang juga tahu itu!”

Netanyahu Diseret ke Pengadilan

Sementara itu di Israel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi masalah politik dalam negeri.

Dia juga akan dihadapkan di pengadilan pekan depan.

Dikutip dari Jerusalem Post, Jumat (10/4/2026), para pemimpin oposisi Israel menuduh Netanyahu gagal memenuhi tujuan perang setelah gencatan senjata Iran.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved