Terkini Palu
Batal Ditetapkan oleh Pemkot Palu, Data Pengungsi Tahap 3 Masih Divalidasi Kembali
Pemerintah Kota Palu batal menetapkan data jumlah pengungsi korban bencana alam 28 September 2018.
Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM, PALU -- Pemerintah Kota Palu batal menetapkan data jumlah pengungsi korban bencana alam 28 September 2018.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bappeda Kota Palu Arfan, Jumat (1/3/2019).
Jelasnya, di Kota Palu ada tujuh Kelurahan yang meminta penundaan penetapan jumlah pengungsi tahap 3, karena ada penambahan jumlah pengungsi.
"Kita minta ini dilakukan pengecekan kembali," ujarnya.
Jangan sampai kata dia, yang dimasukkan dalam data pengungsi itu ternyata tidak memenuhi syarat sebagai pengungsi

• Rekap Baru Dirampungkan, Ini Jumlah Terbaru Korban Terdampak Bencana di Kota Palu
"Termasuk data-data sebelumnya yang sudah dimasukkan, kita minta divalidasi kembali," terangnya.
Rencana, penetapannya itu paling lambat akan dilakukan pada Senin tanggal 3 Maret 2019 pekan depan.
Tecatat, pada penetapan jumlah pengungsi tahap 2, jumlah pengungsi di Kota Palu sebanyak 40.000 jiwa tersebar di semua kecamatan se Kota Palu.
Besar kemungkinan jumlah itu akan bertambah, atau justru berkurang.
Update jumlah korban gempa di Kota Palu
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, Arfan mengatakan, pihaknya sudah menetapkan jumlah korban jiwa maupun rumah rusak akibat bencana alam 28 September 2018.
Dalam penetapan tahap 2, jumlah korban jiwa dan rumah rusak mengalami peningkatan.
Yaitu untuk rumah rusak, ini bertambah dari sebelumnya 42.864 menjadi 55.102 rumah.
Total rumah rusak di tahap 2 mengalami peningkatan sebesar 12.238 rumah.

"Ketambahan 12.238 rumah di tahap 2 Itu, terbagi atas 2.422 rusak berat, 3.200 rusak sedang, 3.785 rusak ringan, dan 2.831 hilang," ujarnya, Jumat (1/3/2019).