Viral Sosmed

Viral Percakapan Lucu Rektor UNY dan Mahasiswinya, Ini Deretan Komunikasi Kocak Lain Sang Rektor

Selain percakapakan tersebut, di akun Instagram Sutrisna terlihat beberapa unggahan lucu namun memiliki makna.

Penulis: Imam Saputro |
Kolase TribunJogja.com
Tangkapan layar berisi percakapan antara mahasiswi dan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa soal penyelenggaraan konser menjadi viral di media sosial Instagram. 

"Gaya komunikasi di era milenial harus menyesuaikan, di medsos jangan serius, tetapi guyon pari kena (sambil bercanda tetapi mengena). Seperti yang saya lakukan yang sedang viral ini kan mendorong mahasiswa untuk meningkatkan prestasi dengan mencapai IP tertinggi," ujar Sutrisna.

Selain percakapakan tersebut, di akun Instagram Sutrisna terlihat beberapa unggahan lucu namun memiliki makna.

Berikut TribunPalu.com merangkum beberapa unggahan Sutrisna yang kocak dari akun Instagramnya:

1.Menyemangati mahasiswa agar cepat wisuda

Dalam unggahan terbarunya, Sutrisna mengunggah video prosesi wisuda dengan latar belakang lagu dari The Panas Dalam berjudul Koboy Kampus.

Lagu tersebut menceritakan mahasiswa yang diharapkan segera lulus untuk membangun desa.

Di unggahannya tersebut, Sutrisnya tak kalah kocak menuliskan caption.

“Samsung saja udah S10, masa kamu S1 pun belum lulus,”tulisnya.

Unggahan senada, Sutrisna pernah menyemangati mahasiswanya agar cepat lulus dengan ancaman yang lucu,yakni memanggil nama mahasiswa dengan toa yang ada di masjid kampus, Masjid Al Mujahidin.

Mencoba mengetuk, mengetuk pintu hati mahasiswa yang belum lulus juga.... pake palu biar lebih gereget.

Apa perlu saya panggil nama mereka pake Toa al mujahidin? Biar gak terus dicari dosen pembimbingnya

2.Unggah meme Atta Halilintar Sindir Pendaftar Bidik Misi kaya

Pada 8 Maret 2019, Sutrisna mengunggah meme Atta Halilintar di dua kondisi yang berbeda.

Dalam unggahan tersebut tampak Atta ketika berada di pesawat dan satu lahi ketika melakukan prank menjadi gelandangan.

Melalui unggahan tersebut, Rektor UNY ini ingin agar para pendaftar bidik misi berlaku jujur, karena bidik misi hanya diperuntukan bagi yang tidak mampu, bukan orang kaya yang pura-pura tidak mampu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved