Lebaran 2019
7 Tips Sederhana Membuat Ketupat Lezat dan Tidak Cepat Basi
Berikut tips mudah membuat ketupat lezat dan tidak mudah basi. Satu di antaranya siram ketupat dengan air dingin.
TRIBUNPALU.COM - Tinggal menghitung hari umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idulfitri.
Ada banyak hal yang dinantikan saat Idul Fitri tiba.
Satu di antaranya adalah makanan-makanan khas yang biasa dijumpai saat Hari Raya Idulfitri atau Lebaran.
• Ingin Sajian Lebaran yang Tidak Itu-itu Saja? Coba 3 Resep Gampang Camilan Enak Ini
• Ingin Mengolah Daging Ayam untuk Lebaran? Hindari 5 Kesalahan Ini, Termasuk Kesalahan Kurang Bumbu
Ketupat menjadi satu di antara makanan khas yang selalu disajikan saat momen Idulfitri.
Namun seringkali ketupat tidak langsung habis dalam satu hari.
Sehingga ketupat basi dan terbuang sia-sia.
Melihat hal tersebut, TribunPalu.com membagikan info tentang membuat ketupat agar tak mudah basi.
Berikut tips membuat ketupat agar tak mudah basi, dikutip TribunPalu.com dari berbagai sumber:

1. Pilih beras yang berkualitas.
Tips pertama membuat ketupat agar tak mudah basi adalah memastikan kualitas beras yang hendak dipakai.
Ketika menggunakan beras yang berkualitas, tentu hasil ketupat juga akan bagus dan tidak mudah basi.
Ciri-ciri yang paling mudah untuk melihat kualitas beras adalah bentuknya bagus dan tidak mudah patah, tidak bau, bersih dan tidak berkerikil.
2. Isi beras ke dalam kulit ketupat dengan porsi yang tepat.
Takaran yang pas mengisi beras ke dalam kulit ketupat adalah sebanyak 2/3 bagian.
Mengisi beras terlalu banyak ke dalam kulit ketupat dapat membuat ketupat menjadi sulit matang dan bertekstur keras.
Namun jika terlalu sedikit memasukkan beras ke dalam kulit ketupat juga akan membuat ketupat menjadi lembek.
3. Waktu pengolahan dan penyajian.
Waktu penyajian dan pengolahan ketupat tidak boleh terlalu lama.
Paling tidak buat ketupat dua hari sebelum waktu penyajian.
Karena jika terlalu lama maka rasa ketupat akan berbeda, dan tidak tahan lama.
4. Proses perebusan.
Proses perebusan ketupat juga harus diperhatikan.
Saat merebus ketupat, pastikan seluruh bagian ketupat sudah benar-benar terendam air agar dapat matang sempurna.
Waktu yang dibutuhkan untuk merebus ketupat antara empat hingga lima jam.
5. Menggantung ketupat setelah matang
Hal ini ternyata dapat membuat ketupat menjadi lebih tahan lama.
Ketupat yang digantung bertujuan untuk menghilangkan kandungan air yang masih tertinggal.
Jika kandungan air di dalam ketupat terlalu banyak, maka ketupat akan mudah basi.
Hal tersebut disebabkan ketupat dalam keadaan lembab dapat memicu tumbuhnya bakteri.
6. Siram ketupat dengan air dingin
Menyiram ketupat yang sudah matang dengan air dingin dapat membuat ketupat menjadi tahan lama.
Hal tersebut bertujuan agar lendir dari janur yang menempel dan kotoran sisa rebusan pada ketupat yang telah matang menjadi hilang sehingga, ketupat menjadi tahan lama dan tidak mudah basi .
7. Masukkan ketupat ke dalam lemari pendingin
Selain menggantung ketupat, memasukkan ketupat ke dalam lemari pendingin juga membuat ketupat menjadi tahan lama.
Caranya cukup bungkus ketupat dengan plastik, kemudian masukkan ke dalam lemari pendingin.
Namun, perhatikan apakah plastik yang digunakan dalam keadaan baik atau berlubang.
Karena jika plastik yang digunakan berlubang maka ketupat bisa basah dan menjadi cepat basi.
(TribunPalu.com/Lita Andari Susanti)