Sidang Pilpres 2019

Massa Aksi MK Akan Kembali Kamis Pagi, Orator Ajak Massa Punguti Sampah dan Undang Satu Juta Orang

Besok putusan MK, massa akan kembali pukul 08.00 WIB, orator ajak punguti sampah dan undang satu juta orang via HP saat membubarkan diri sore ini.

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Bobby Wiratama
KOMPAS.com/Ryana Aryadita
Massa melakukan aksi di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu (26/6/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM - Hari ini, Rabu (26/6/2019) massa aksi kawal Mahkamah Konstitusi (MK), di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, telah membubarkan diri pada pukul 16.30 WIB.

Pembubaran diri ini 30 menit lebih cepat dari rencana awal massa yang akan menyelesaikan aksi pada pukul 17.00 WIB.

Mereka membubarkan diri setelah menggelar tahlil dan baca doa bersama.

Tak hanya bubar, sebagian massa terlihat memungut sampah dengan kantong sampah besar.

Orator lalu mengimbau massa yang membubarkan diri untuk membawa sampahnya masing-masing.

"Tolong sampah dipungut, kita jangan meninggalkan sampah di sini," ujarnya.

Sembari memunguti sampah, orator meminta massa kembali berkumpul pada Kamis (27/6/2019) esok pukul 08.00 WIB.

"Besok pembacaan hasil sidang pukul 12.00 siang jadi kita datang jam 08.00. Yang punya HP kirimkan pesan sebanyak-banyaknya, undang satu juta orang," kata orator.

5 Fakta Seputar Putusan Sidang MK yang Dipercepat, Reaksi 2 Kubu hingga Permintaan KPU

Untuk diketahui, MK mempercepat jadwal sidang pleno pengucapan putusan hasil sengketa Pilpres 2019.

Awalnya, sidang pengucapan putusan akan digelar pada Jumat (28/6/2019).

Namun, berdasarkan rapat Majelis Hakim, sidang dipercepat satu hari menjadi Kamis (27/6/2019).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi (MK), Fajar Laksono.

"Berdasarkan keputusan rapat permusyawaratan hakim (RPH) hari ini, sidang pleno pengucapan putusan akan digelar pada Kamis, 27 Juni 2019 mulai pukul 12.30 WIB," kata Fajar Laksono ketika dihubungi Kompas.com, Senin (24/6/2019).

Pembacaan putusan sengketa digelar usai MK menyelesaikan pemeriksaan perkara melalui lima sidang, dengan agenda pembacaan dalil pemohon, pembacaan dalil termohon dan pihak terkait, pemeriksaan saksi pemohon, termohon, serta pihak terkait.

Alumni 212 Punya Rencana Demo 28 Juni, Moeldoko: Mau Apa Lagi Sih? Masyarakat Ingin Hidup Damai

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved