Sulteng hari ini

Sulteng Hari Ini: Pemprov Sulteng Dukung Budidaya Kelor untuk Tingkatkan Ekspor Hasil Pertanian

Menurut Hidayat, komoditi daun kelor di Sulteng patut dibanggakan karena pasarnya menjanjikan serta mudah dijumpai dan dibudidayakan.

Sulteng Hari Ini: Pemprov Sulteng Dukung Budidaya Kelor untuk Tingkatkan Ekspor Hasil Pertanian
DOK HUMAS PEMPROV SULTENG
sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah H. Moh Hidayat Lamakarate, membuka diskusi publik di Balai Karantina Pertanian Kelas 2 Palu, Rabu (3/7/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah, diwakili sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah H. Moh Hidayat Lamakarate, membuka diskusi publik di Balai Karantina Pertanian Kelas 2 Palu, Rabu (3/7/2019).

Dalam kesempatan itu juga, dilakukan penandatanganan gerakan bersama ekspor hasil pertanian Provinsi Sulteng.

Di dalam sambutannya, Hidayat Lamakarate mengatakan, dialog publik sebagai media sharing ilmu dan membedah apa yang mesti dilakukan untuk mendorong pengetahuan stakeholder terkait ekspor pertanian yang dilakukan.

Melalui sharing tersebut pihak Pemprov juga berharap mampu meningkatkan pengetahuan publik menyangkut komoditi tani apa yang bisa diunggulkan dan menjadi prioritas.

Menurut Hidayat, ada komoditi lokal yang patut dibanggakan, karena pasar menjanjikan serta mudah dijumpai dan dibudidayakan.

5 Manfaat Mengkonsumsi Daun Kelor Berikut Cara Mengolahnya, Bisa Digunakan untuk Mencegah Kanker!

Komoditi dimaksud adalah tanaman kelor, karena dapat mengobati dan mengurangi resiko penyakit kronis.

"Baik dengan langsung mengkonsumsinya sebagai sayur dijadikan jus untuk diminum, maupun ekstraknya dapat dijadikan kapsul untuk obat-obatan," jelas Hidayat.

Hidayat menjelaskan bahwa berkenaan dengan bulan bakti karantina Pertanian ke-142, Balai Karantina Palu diharapkan terus memberi bakti dan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara.

Hal itu menjadi prioritas karena pihak balai telah mendapat mandat melakukan pelayanan tindakan karantina dan pengawasan guna menekan risiko penyebaran hama dan penyakit hewan karantina dan organisme pengganggu tumbuhan karantina baik yang masuk atau keluar dari wilayah Sulawesi Tenga.

Palu Hari Ini: Mantan Gubernur Sulteng yang Terjerat Korupsi Masuk dalam Daftar Remisi Khusus Gempa

"Oleh karena itu kiranya mandat tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," jelasnya.

Terkait dengan gerakan ekspor pertanian, Hidayat lamakarate berharap ada peningkatan kualitas komoditi pertanian yang ditunjang oleh industrialisasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pertanian.

Diskusi itu dilaksanakan dalam rangka bulan bakti nasional karantina Pertanian yang ke 142 yang mengangkat tema "Bersama menjaga kedaulatan pertanian dan mendorong ekspor produk pertanian menuju Indonesia lumbung pangan dunia 2045".

Tema tersebut diangkat mengingat Sulawesi Tengah memiliki sumber daya pertanian yang tinggi misalnya daun kelor, salak, coklat, pisang dan lainnya yang bisa didorong untuk ekspor tinggal bagaimana cara dan upaya untuk meningkatkan kualitas dan nilai jualnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved