Cerita Safran, Warga Palu yang Rutin Sumbangkan 3 Ekor Sapi Setiap Idul Adha

Peternak sapi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyumbangkan 3 ekor sapi untuk warga sekitar sudah berlangsung selama 6 tahun terakhir.

Editor: Imam Saputro
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Safran ketika memberi makan sapi miliknya di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. 

TRIBUPALU.COM, PALU - Lebaran Idul Adha 2019, tinggal beberapa hari lagi.

Salah satu hari besar Islam setelah Idulfitri ini, begitu dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia.

Betapa tidak, selain melaksanakan ritual salat, momen Idul Adha juga digunakan sebagai momen untuk berbagi dengan menyembelih hewan.

Penyembelihan hewan kurban merupakan bagian ibadah yang dianjurkan setelah melaksanakan salat Idul Adha.

Saat ini, para dermawan sudah mulai mempersiapkan diri untuk berkurban.

Salah satunya ialah Safran, seorang peternak sapi di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

2 Peserta Surabaya Marathon 2019 Meninggal, Ini Dugaan Penyebabnya

Safran berdomisili di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatangan, Kota Palu.

Bertahun-tahun mengelola puluhan sapi super, Safran merasa punya tanggung jawab untuk menyantuni warga sekitar.

Untuk itu, setiap perayaan Idul Adha, ia rutin menyumbangkan sapi miliknya.

Bahkan, ia tidak tanggung-tanggung menyembelih sebanyak 3 ekor sapi.

"Iya, alhamdulillah, satu ekor saya sembelih sendiri di kompleks peternakan, dua ekor lain saya kasih ke masjid," ujar Safran, Minggu (4/8/2019).

Menurut Safran, setiap umat muslim yang memiliki harta lebih, wajib berkurban.

"Sedekah adalah bekal manusia untuk menghadapi kehidupan setelah kematian."

Selain itu kata dia, berkurban ini ialah perintah langsung dari Allah SWT.

Jadwal ICC 2019 Minggu Malam dan Link Live Streaming, Tottenham Hotspur vs Inter Milan

Sebagaimana sangat jelas tertulis dalam alquran.

"Maka dirikanlah salat karena Rabbmu dan berkurbanlah, sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah,” ucap Safran mengutip surat Al-Kautsar ayat 2."

Kata dia, menyumbangkan 3 ekor sapi untuk warga sekitar sudah berlangsung selama 6 tahun terakhir.

Hanya saja, tahun 2019 ini ia hanya meyumbangkan dua ekor sapi saja.

Hal itu diakibatkan minimnya pemasukkan pascabencana 28 September 2018 silam.

"Alhamdulillah masih ada rezeki," katanya.

Hobi menyembelih kurban pada idul adha itu pun diakui oleh Ketua RW 1 Asri.

Menurutnya, hampir semua warga di Kelurahan RW 1 dan sekitarnya tahu kalau Safran rutin menyembelih sapi saat idul adha.

Jumlah Korban Meninggal Dunia akibat Gempa Banten Bertambah Jadi 6 Orang

Bahkan dari jauh-jauh hari ia sudah menyiapkan kupon untuk warga yang layak menerima daging sembelihan.

"Kami bersyukur, masih ada beliau yang mau bersedekah sebanyak itu kepada warga," ungkapnya.

Apalagi kata dia, sapi milik Safran adalah sapi berkualitas terbaik.

"Selain nutrisi daging yang sehat, juga postur sapi yang dikurbankan juga cukup besar," pungkasnya.

(TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved