Sulteng Hari Ini
Setelah Melakukan Perlawanan, Pria Asal Kabupaten Donggala Selamat Usai Diterkam Buaya
Seorang warga asal Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah berhasil selamat setelah mendapat serangan oleh seekor buaya, Sabtu (3/8/2019).
TRIBUNPALU.COM, PALU - "Beruntung."
Mungkin itu adalah kata yang tepat dialamatkan kepada seorang warga asal Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah ini.
Sebab, ia berhasil selamat setelah mendapat serangan oleh seekor buaya saat ia sedang mencari ikan di pinggir laut.
Ia adalah Suardin (26), warga Desa Lenju, Kecamatan Sojol Utara.
Peristiwa yang dialami oleh Suardin dan sempat mengejutkan sejumlah warga di daerahnya itu terjadi pada Sabtu (3/8/2019) siang.
Ketika itu, Suardin bersama sang ibu sedang pergi mencari kerang dan ikan.
Sedikit pun tidak ada terlintas di benak keduanya bahwa wilayah itu didiami oleh seekor buaya.

• Cerita Safran, Warga Palu yang Rutin Sumbangkan 3 Ekor Sapi Setiap Idul Adha
• Kehilangan Istri dan Anak saat Bencana, Lisman Datangi Lokasi Likuefaksi Petobo Hampir Setiap Hari
• Cerita Helmi, Penyintas Gempa Palu yang Bangkit Lewat Jasa Sewa Hanbok Korea di Hutan Kota Kaombona
Saat sedang mencari ikan dan kerang, Suardin terus bergerak menuju perairan dengan kedalaman kurang lebih satu meter karena meliat ikan sejenis komah yang cukup banyak.
Namun tak disangka, berselang beberapa menit, tiba-tiba muncul seekor buaya yang langsung menerkam Suardin.
"Buaya itu seketika itu langsung menggigit Suardin,” kata Kamria, ibu Suardin kepada Tribunpalu.com, Minggu (4/8/2019).
Beruntung, dengan sisa tenaga, Suardin mampu melakukan perlawanan.
Kamria menceritakan, ketika itu ia hanya mampu melihat karena tidak bisa berbuat apa-apa.
"Saya ketakutan kemarin itu, panik, tidak tahu apa yang harus lakukan," cerita Kamria.
Bahkan menurut Kamria, Suardin sempat diseret oleh buaya.
Namun, ketika terseret kira-kira sepuluh meter ke arah laut, Suardin seakan diberi peringatan untuk menginjak mulut buaya.
Bahkan, ketika itu ia juga sempat memasukkan parang ke dalam mulut buaya.
Akhirnya Suardin bisa terlepas dari gigitan buaya itu.

Meski selamat dari terkaman buaya, Suardin mengalami beberapa luka gigitan, tepatnya pada bagian dada sebelah kiri dan lengan sebelah kiri.
Suardin kemudian langsung dilarikan oleh keluarga dan warga setempat ke PKM Sipatokkong Ogoamas, Kabupaten Donggala agar mendapatkan pertolongan.
Saat ini, Suardin sudah dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Kota Palu.
(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Kemunculannya Sempat Gegerkan Kota Palu, Buaya Berkalung Ban Kini Terjebak Perangkap Ikan di Donggala
Sebuah video amatir memperlihatkan buaya yang terjebak di perangkap ikan di daerah Loli, Kabupaten Donggala.
Video kiriman pengguna Instagram @fajrinrusli tersebut diunggah oleh akun @informasi_palu pada Rabu (1/5/2019) pagi.
Terlihat buaya tersebut terjebak di sero atau perangkap ikan di laut.
Kepala buaya itu terjepit di antara dua batang kayu yang dijadikan pagar.
Sedangkan, tubuhnya tampak lemas mengikuti arus air.
Dalam video tersebut, sang perekam memberikan keterangan singkat.
"Buaya masuk di sero, buaya terkenal di Palu masuk di Loli, masuk di seronya," ujar perekam video.
Bahkan ia juga menyebutkan bahwa buaya berkalung ban ini sebagai artis kota Palu.
Video ini pun di unggah kembali oleh akun halaman Kota Palu, @soalpalu.
Di kolom komentar, warganet pun ramai memberikan tanggapan.
Banyak dari mereka yang mengaku senang karena buaya berkalung ban ini sudah terjebak.
Seperti yang ditulis oleh @muh.sardi_h.s yang memberikan komentar agar dinas terkait di Sulawesi Tengah untuk mengevakuasi buaya tersebut.
"bksda Sulawesi Tengah harus turun tangan dalam hal ini (emoji)," tulisnya.

Pasalnya, kemunculan seekor buaya itu sempat menggegerkan warga Kota Palu dan sekitarnya.
Sebelumnya diketahui, buaya berkalung ban ini pernah muncul di Sungai Palu, Rabu (20/3/2019) lalu.
Akibatnya, mengundang kemacetan di atas jembatan Palu 1 sebab banyak warga yang berhenti untuk melihat penampakan buaya berkalung ban tersebut.
Kemunculan buaya di Sungai Palu memang selalu menarik perhatian seiapa pun yang lewat.
"Baru ini lagi itu buaya muncul, padahal sudah lama tidak muncul," ungkap Harsono, pengendara yang ikut melihat buaya tersebut.
Warga yang melihat kemunculan buaya itu, ramai-ramai mengabadikan dengan telpon seluler.
• Kehebohan Buaya Berkalung Ban Muncul di Sungai Palu Macetkan Lalu Lintas di Atas Jembatan Palu 1
Mereka tidak hanya berdiri di besi pembatas jembatan, tetapi juga melihat lebih dekat dari pinggi sungai.
Meski begitu, kemunculan buaya itu tidak berlangsung lama, bahkan tidak sampai 15 menit.
Warga yang melihat pun langsung bubar.
"Tidak lama, mungkin takut dia, karena sudah makin banyak orang," tambah Yuni, warga lainnya.
Buaya dengan ban melingkar di lehernya itu memang sudah sejak lama kerap muncul di Sungai Palu.
"Ukuran kaya besar pohon kelapa sudah," jelasnya.
(TribunPalu.com/Isti Prasetya)