Breaking News:

Sulteng Bergerak: Pembangunan Pascabencana di Sulteng Belum Dapat Dilakukan Sebelum Ada Perda RTRW

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah harusnya tidak memulai pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan ruang pascabencana.

Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kondisi pantai di Palu pasca-bencana 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah harusnya tidak memulai pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan ruang pascabencana.

Pasalnya hingga saat ini belum diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu diungkan Koordinator Sulteng Bergerak, Adriansa Manu kepada Tribunpalu.com, Selasa (27/8/2019).

"Pembangunan infrastuktur harusnya belum dapat dilakukan mengingat RTRW Sulawesi Tengah masih dalam proses penyusunan," kata Adriansa.

Terpopuler Sulteng: Pelantikan Wagub Baru sampai Khitan Gratis Ratusan Anak di Donggala

Menurutnya, jika pemanfaatan ruang tidak berpedoman pada rencana tata ruang wilayah, maka ke depan sudah pasti menimbulkan banyak masalah.

Khususnya terkait pemanfaatan dan pengelolaan ruang di Sulawesi Tengah.

Apalagi Sulawesi Tengah memiliki riwayat gempa besar yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Sehingga, menurutnya pembangunan harus berdasarkan RTRW yang mempertimbangkan aspek kebencanaan.

"Pemerintah jangan main-main dengan ruang karena ini menyangkut hidup matinya rakyat Sulawesi Tengah," tegas Adriansa.

Menurut dia, pemerintah provinsi, kota dan kabupaten tidak boleh mengabaikan instrument RTRW dalam pembangunan.

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved