Kerusuhan di Papua

Komentari Konflik di Papua, Ketua PP Muhammadiyah: Jadikan Sebagai Garam untuk Mendewasakan Kita

Menurutnya, Papua merupakan bagian dari Indonesia dan saudara saudara di Papua tetap punya semangat untuk berinteraksi, bersaudara dengan sesama

Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, berkunjung ke Desa Tanjung Padang, Kecamatan Sirenja, Sabtu (31/8/2019). 

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, memberikan komentar terkait konflik sosial yang terjadi di Pulau Papua, Sabtu (31/8/2019) siang.

Komentar Haedar itu, disampaikannya saat berkunjung ke Desa Tanjung Padang, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurutnya, Papua merupakan bagian dari Indonesia dan saudara saudara di Papua tetap punya semangat untuk berinteraksi, bersaudara dengan sesama anak bangsa di tempat lain.

Polda Papua Tetapkan 30 Tersangka Kerusuhan di Jayapura

MDMC Bantu Korban Bencana di Sirenja Donggala, dengan Huntara dan Alat Tangkap Ikan

Kalau pun ada gesekan-gesekan yang terjadi kata dia, harus dipahami bahwa anak bangsa dari Sabang sampai Marauke, adalah saudara serumlun.

"Jadikan gesekan itu sebagai garam untuk mendewasakan kita," ujar Haedar.

Olehnya kata Haedar, semua pihak jangan memperkeruh keadaan, tapi justru ciptakan suasana bahwa baik Papua maupun seluruh anak bangsa dan masyarakat di negeri ini semua tetap bersaudara.

" Dan saat seperti inilah kebinekaan dan gotong royong menjadi jiwa kita semua," tandasnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved