Terkini Nasional

Jokowi Setujui Adanya Dewan Pengawas KPK dengan Catatan Anggotanya Dipilih Presiden

Menurut Yasonna, Presiden ingin agar pengangkatan ketua dan anggota dewan pengawas harus menjadi kewenangan presiden.

Jokowi Setujui Adanya Dewan Pengawas KPK dengan Catatan Anggotanya Dipilih Presiden
KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly,saat ditemui seusai rakortas tingkat menteri di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Presiden Joko Widodo menyetujui dibentuknya Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly dalam rapat dengan Badan Legislasi DPR, Kamis (12/9/2019) malam.

Dalam rapat itu, Yasonna membacakan pandangan Presiden atas draf revisi Undang-Undang KPK yang diusulkan DPR.

Menurut Yasonna, Presiden ingin agar pengangkatan ketua dan anggota dewan pengawas harus menjadi kewenangan presiden.

Alasannya, agar dapat meminimalisasi waktu dalam proses pengangkatan dan terciptanya proses transparansi dan akuntabilitas.

Menkumham Yasonna Laoly Diminta Presiden Joko Widodo untuk Pelajari Draf Revisi UU KPK

Irjen Firli Bahuri Resmi Ditetapkan Menjadi Ketua KPK Periode 2019-2023

"Mekanisme pengangkatan tetap melalui panitia seleksi serta membuka ruang bagi masyarakat untuk dapat memberikan masukan terhadap calon anggota pengawas mengenai rekam jejaknya," ujar Yasonna.

Dalam draf revisi UU KPK, khususnya pada Pasal 37A dan Pasal 37B, tugas dewan pengawas KPK secara umum adalah mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK.

Dewan pengawas bersifat non-struktural dan mandiri. Selain itu, anggota dewan pengawas berjumlah lima orang, dengan masa jabatan empat tahun.

Seseorang dapat menjadi dewan pengawas apabila ia berusia minimal 55 tahun dan tidak tergabung dalam partai politik.

Kenang BJ Habibie, Warga SMAN 7 Makassar Terbangkan Pesawat Kertas & Nyanyikan Lagu Cinta Sejati

Dewan pengawas dipilih oleh DPR berdasarkan usulan Presiden.

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved