BJ Habibie Meninggal

Ternyata BJ Habibie Berperan dalam Pemberian Nama Bank Mandiri, Ini Ceritanya

Ia menyebut, dalam suatu rapat kala itu Habibie diminta untuk memberi nama yang cocok bagi bank baru hasil merger 4 bank tersebut.

Istimewa via Kompas.com
Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. 

TRIBUNPALU.COM - Gejolak ekonomi yang begitu kuat melanda Indonesia pada akhir tahun 1990-an.

Selain turut tersapu gelombang krisis moneter yang melanda dunia, kala itu Indonesia juga dihadapkan pada gejolak kondisi politik yang begitu hebat.

Hingga akhirnya, Soeharto yang kala itu menduduki kursi Presiden lengser dan digantikan oleh penggantinya, Burhanuddin Jusuf Habibie.

Di masa kepemimpinannya yang singkat, BJ Habibie harus menghadapi berbagai masalah pelik yang substansial bagi keberlanjutan bangsa, salah satunya melakukan merger atas empat bank besar dan kini dikenal sebagai Bank Mandiri.

Dana Berikan Klarifikasi Terkait Kabar Merger dengan OVO

Jokowi Setujui Adanya Dewan Pengawas KPK dengan Catatan Anggotanya Dipilih Presiden

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, BJ Habibie merupakan sosok yang mengusulkan memberi nama bank baru hasil merger sebagai Bank Mandiri. "Pak Habibie kan jadi Presiden tahun 1998 ya. Bank Mandiri juga menjadi merger 4 bank yang runtuh pada saat krisis yaitu Bank Exim, Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara dan Bapindo," ujar Rohan di Badung, Bali, Kamis (13/9).

"4 bank ini mengalami kesulitan waktu itu, kemudian kolaps dan di-bail out oleh pemerintah dengan obligasi waktu itu. Kemudian di-merger menjadi satu bank," imbuhnya.

Ia menyebut, dalam suatu rapat kala itu Habibie diminta untuk memberi nama yang cocok bagi bank baru tersebut.

"Pak Habibie menyebut Mandiri. Itu asal usul nama Bank Mandiri pada saat pertama kali dibentuk. Tahun 1998," cerita dia.

Rohan menjelaskan, dengan diberi nama Bank Mandiri agar keempat bank yang telah dilebur tersebut menjadi bank yang mandiri dan juga mendorong masyarakat untuk bisa menjadi mandiri. Terutama, masyarakat uang memerlukan kredit mikro dan UMKM.

Meninggalnya Presiden ke-3 BJ Habibie di usianya yang ke-83 pada Rabu (11/9/2019) petang memberi duka tersendiri bagi seluruh institusi Bank Mandiri.

"Karena beliau lah yang memberi nama dan beliau lah yang mengawal bank ini untuk menapak 21 tahun yang lalu. Di samping itu Pak Habibie punya jasa yang lain seperti di industri aerodinamika jadi kami pun menyampaikan belasungkawa atas nama Bank Mandiri, semoga beliau amal baiknya diterima Allah," ujar Rohan.

"Peninggalan beliau banyak sekali, banyak hak paten beliau di bidang aerodinamika, semoga itu dapat terus menjadi kenangan bagi kita bank-bank di Indonesia bahwa seorang Habibie ternyata bisa berkiprah di dunia," ungkap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BJ Habibie, Sosok di Balik Pemberian Nama Bank Mandiri"

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved