Sabtu, 9 Mei 2026

Wawancara Eksklusif dengan Polisi 'Spiderman' Bripka Eka Setiawan: Cabut Laporan demi Kemanusiaan

Apa yang terjadi kemudian menjadi viral di media sosial. Eka melompat ke bagian depan mobil yang dikendarai Tavipuddin.

Tayang:
Instagram via Tribunnews.com
Seorang polisi lalu lintas di Pasar Minggu, Jakarta Selatan terekam video berada di atas kap sebuah mobil yang hendak kabur dari pemeriksaan polisi. Mobil itu sebelumnya parkir di trotoar dan polisi ingin memeriksa kelengkapan surat-suratnya. Peristiwa itu terjadi Senin (16/9/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Brigadir Kepala Eka Setiawan sedang mengobrol bersama Kanit Lantas Polsek Pasar Minggu Kompol Ida Bagus Putra dan seorang rekannya di Polsek Pasar Minggu, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Mereka mengobrol soal peristiwa yang dialami oleh Eka saat bertugas di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Senin (16/9).

Saat itu Bripka Eka Setiawan hendak menilang Tavipuddin, pengendara mobil Honda Mobilio. Tavipuddin memarkir kendaraannya di trotoar.

Tavipuddin tidak terima karena menilai tidak ada rambu dilarang parkir di sekitar lokasi. Eka dan Tavipuddin kemudian adu argumen hingga Tavipuddin berusaha melarikan diri.

Apa yang terjadi kemudian menjadi viral di media sosial. Eka melompat ke bagian depan mobil yang dikendarai Tavipuddin.

Dia menempelkan badannya di kaca depan sambil memegang dua pilar depan mobil.

Tavipuddin tetap melajukan kendaraannya meski Eka masih menempel di mobilnya. Eka menempel di mobil tersebut sejauh 200 meter.

Kasus ini kemudian berakhir damai. Bripka Eka Setiawan memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus ini. Eka mengungkapkan alasannya dilandasi kemanusiaan.

Bripka Eka Setiawan menceritakan pengalamannya dalam insiden ini dan alasannya untuk tidak melanjutkan kasus ini kepada wartawan Tribun Network Dennis Destryawan.

Berikut ini petikan wawancara khusus dengan Bripka Eka Setiawan.   

Bagaimana jejak karier Anda di Polri?

Saya lahir di Jakarta dan besar di Jakarta. Tahun 2000 saya mendaftar sebagai anggota Polri. Karena ada dorongan dari orangtua saya, akhirnya saya lulus. Menjalani pendidikan dan menjadi anggota Polri.

Di awal dinas saya bertugas di Polda Metro Jaya. Kemudian selama delapan bulan bertugas di Nanggroe Aceh Darussalam, termasuk anggota operasi pemulihan keamanan pada 2001-2002 sampai dengan bulan April.

Balik dari Nanggroe Aceh Darussalam, kami satu kompi diarahkan dimasukkan ke Unit Lantas Polda Metro Jaya. Saya bertugas di Sat Gatur sampai dengan 2008, kemudian dimutasikan di Sat Gatur Jakarta Selatan dan saya dipindahkan di Unit Lantas Pasar Minggu.

Barbie Kumalasari Salah Sebut Hal Ini dalam Bahasa Inggris, Melaney Ricardo: Mungkin di Nevada Gitu

Ejek Polisi Gendut di Media Sosial, Dua Warga Kudus Diamankan Polisi

Bagaimana awal Anda berkeinginan menjadi anggota kepolisian?

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved