Gempa Bumi

Tanggapan BMKG Soal Hoaks Gempa Besar & Tsunami yang Akan Terjadi di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua

Usai terjadinya gempa bumi magnitudo 6,5 di Ambon, beredar isu tentang gempa besar dan tsunami yang akan terjadi di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua.

(KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)
Ilustrasi hoaks 

TRIBUNPALU.COM - Gempa bumi magnitudo 6,5 terjadi di wilayah Ambon, Provinsi Maluku pada Kamis (26/9/2019) pagi kemarin.

Gempa terjadi pada pukul 06.46 WIB atau 08.46 WIT.

Episenter gempa tersebut terletak pada koordinat 3,43 Lintang Selatan (LS) dan 128,46 Bujur Timur (BT).

Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 42 kilometer arah timur laut Kota Ambon, Provinsi Maluku dengan kedalaman 10 kilometer.

Menurut update berita pascagempa magnitudo 6,5 di Ambon, total korban meninggal dunia mencapai 23 orang hingga Kamis (26/9/2019) pukul 21.53 WIT.

Usai terjadinya gempa bumi magnitudo 6,5 di Ambon, Maluku beredar isu tentang gempa besar dan tsunami yang akan terjadi di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua.

Deretan Gempa Bumi Baru-baru Ini yang Jadi Bukti Aktifnya Sesar dan Zona Subduksi di Indonesia

Penjelasan BMKG Terkait 2 Gempa Bumi di Laut Jawa pada Kamis (19/9/) Kemarin, Terasa Hingga Lombok

Update Gempa Ambon, Hingga Jumat Pagi Ini Ada 239 Gempa Susulan

Menanggapi isu yang juga viral di media sosial tersebut, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan tanggapan.

Tanggapan ini diinformasikan melalui akun Twitter resmi BMKG @infoBMKG pada Jumat (27/9/2019) pukul 14.57 WIB.

Dalam tanggapan tersebut BMKG mencantumkan hasil monitoring terhadap gempa bumi magnitudo 6,5 di wilayah Kairatu, Ambon, dan Haruku, Kamis (26/9/2019) kemarin.

BMKG mencatat telah terjadi 264 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,6 dan terkecil 3,0 hingga hari Jumat (27/9/2019) pukul 10.00 WIB.

Halaman
12
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Bobby Wiratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved