Palu Hari Ini

Jusuf Kalla Sampaikan 3 Poin Penting dalam Rehab Pembangunan Pasca Bencana Sulteng

Wapres JK menyampaikan beberapa poin yang menjadi pembahasan penting dan harus segera diselesaikan.

Jusuf Kalla Sampaikan 3 Poin Penting dalam Rehab Pembangunan Pasca Bencana Sulteng
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Wapres JK saat memimpin rapat rehabilitasi dan rekontruksi di Kantor Gubernur Sulteng, Senin (7/10/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Usai meninjau lokasi pembangunan hunian tetap di sejumlah titik Kota Palu, Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat di Kantor Gubernur Sulteng di Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu.

Kegiatan tersebut masih dalam rangkaian kunjungan kerja wakil presiden di Provinsi Sulawesi Tengah 

Di kantor tersebut, Wapres JK memimpin rapat rehabilitasi dan rekonstruksi daerah terdampak bencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.

Dalam rapat itu turut hadir pula Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Wali Kota Palu Hidayat, Bupati SIgi Irwan Lapata, Bupati Donggala Kasman Lassa, dan perwakilan Kanwil Badan Pertanahan Nasional Sulawesi Tengah.

Wapres JK menyampaikan beberapa poin yang menjadi pembahasan penting dan harus segera diselesaikan.

Psikolog Palu: Ketergantungan Gadget pada Anak di Kota Palu di Level Mengkhawatirkan

Gempi Ajak Kedua Orang Tuanya untuk Tidur Bersama, Ini Penjelasan Gisella Anastasia ke Sang Anak

Poin pertama terfokus pada rumah rusak yang mendapat dana stimulan dan tidak direlokasi.

Rencananya, pekan depan akan diberikan dananya masing-masing, dengan total anggaran mencapai Rp2 triliun lebih.

"Minggu depan selesai oleh bupati masing-masing dan wali kota, bukan tempo tapi mulai minggu depan akan diserahkan," kata Wapres JK.

Poin ke-2, pemerintah memutuskan untuk tidak memperpanjang sejumlah lahan Hak Guna Bangunan dan Hak Guna Usaha di Kota Palu yang masuk dalam perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Laha-lahan itu kan digunakan untuk lokasi relokasi warga yang masuk dalam masuk dalam zona merah.

"Itu tanah negara, sudah saatnya dikembalikan ke negara dan negara akan memberikannya kepada rakyat kecil," jelas Wapres JK.

Poin ke-3, pemerintah menargetkan pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas yang rusak akibat bencana sudah harus selesai paling lambat tahun 2020 mendatang.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved