Palu Hari Ini

Laboli dan Juniha, Peserta Nikah Massal 2019 Tertua di Kota Palu

Laboli dan istrinya Juniha, menjadi peserta nikah massal tertua di Kota Palu, Selasa (15/10/2019) siang.

Laboli dan Juniha, Peserta Nikah Massal 2019 Tertua di Kota Palu
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Laboli dan istrinya Juniha, menjadi peserta nikah massal tertua di Kota Palu, Selasa (15/10/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Laboli dan istrinya Juniha, menjadi peserta nikah massal tertua di Kota Palu, Selasa (15/10/2019) siang.

Laboli saat ini sudah berusia 75 tahun, sedangkan istrinya Juniha sudah berusia 66 tahun.

Keduanya berasal dari Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

Pasangan suami istri yang baru saja melaksanakan ijab kabul di KUA Ulujadi itu, ternyata sebelumnya sudah pernah menikah.

Laboli dan istrinya Juniha, menjadi peserta nikah massal tertua di Kota Palu, Selasa (15/10/2019) siang.
Laboli dan istrinya Juniha, menjadi peserta nikah massal tertua di Kota Palu, Selasa (15/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Namun pernikahan keduanya itu dilaksanakan hanya berdasarkan syariat islam.

Mereka mengaku belum mendaftarkan perkawinannya di KUA.

Sehingga sampai Senin (14/10/2019) malam, keduanya belum memiliki buku nikah dan berkas kependudukan lainnya.

"Menikah sejak tahun 1968," jelas Laboli kepada TribunPalu.com.

Laboli dan istrinya Juniha, menjadi peserta nikah massal tertua di Kota Palu, Selasa (15/10/2019) siang.
Laboli dan istrinya Juniha, menjadi peserta nikah massal tertua di Kota Palu, Selasa (15/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Pasca mengikuti prosedur pernikahan sesuai yang disyaratkan pemerintah, keduanya menandatangani buku nikah.

Tidak hanya itu, keduanya juga diberikan KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sudah berstatus suami istri.

Halaman
123
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved