Sulteng Hari Ini
BPKH Salurkan Dana Umat untuk Bantu Penanggulangan Bencana di Sulteng
BPKH melalui program kemaslahatan hadir meringankan dan membantu warga Sulawesi Tengah yang terdampak gempa, tsunami dan likuifaksi.
Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) salurkan dana umat bagi korban bencana di Provinsi Sulawesi Tengah.
BPKH melalui program kemaslahatan hadir meringankan dan membantu warga Sulawesi Tengah yang terdampak gempa, tsunami dan likuifaksi.
"Program ini membantu rehabilitasi dan rekonstruksi," jelas Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Investasi, Beny Witjaksono, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kampung BPKH di Desa Sibalaya Utara, Kabupaten Sigi, Kamis (24/10/2019) siang.
• BPKH Gelar Pelatihan Wirausaha dan Bangun Tempat Tinggal Terintegrasi di Kabupaten Sigi
Sebelumnya, bantuan total senilai Rp20,8 miliar secara simbolis diserahkan Kepala Badan BPKH Anggito Abimanyu kepada Mitra Kemaslahatan Baznas, Rumah Zakat, DT peduli dan Lazismu.
Acara tersebut dilangsungkan di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Rabu (23/10/2019) kemarin.
Bantuan ini digunakan untuk menjalankan beberapa program.
Rp 4,3 miliar dari dana bantuan dialokasikan untuk pembangunan Kampung BPKH.
Selain itu, ada pula bantuan terintegrasi dalam cakupan wilayah yang terdampak bencana.
Bantuan tersebut berwujud pembangunan sarana kesehatan seperti Rumah Sehat Ramah Gempa sebanyak 100 unit, masjid, klinik, dan sarana air bersih.

Selain itu, dana bantuan juga digunakan untuk pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat penyintas bencana di Desa Sibalaya Utara Kabupaten Sigi tersebut.
Bantuan tersebut akan diberikan melalui mitra-mitra kemaslahatan BPKH.
Renovasi Rumah Sakit Siti Masyitah Kota Palu melalui Mitra Kemaslahatan BPKH BAZNAS sebesar Rp 2,4 miliar lebih.
Pembangunan Almarkaz Al Islami Kabupaten Sigi melalui Mitra Kemaslahatan BPKH BAZNAS Rp 3,6 miliar.
Pengadaan Mobil Ambulan BPKH melalui Mitra Kemaslahatan BPKH BAZNAS Rp622,6 juta.
Pembangunan Kampung BPKH Kabupaten Donggala melalui Mitra Kemaslahatan BPKH DT Peduli sebesar Rp5 miliar.