Breaking News:

Kabinet Indonesia Maju

Meski Kecewa Tak Ada Kadernya di Kabinet Indonesia Maju, Hanura Tegaskan Diri Tak Akan Jadi Oposisi

Bona sekaligus menegaskan bahwa meskipun tak mendapatkan kursi menteri, Hanura tak akan berubah menjadi oposisi.

Tribunnews.com/Adhy Kelana
Ribuan simpatisan Partai Hanura menghadiri kampanye terbuka partai tersebut di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Jumat (28/3/2014) 

TRIBUNPALU.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Bona Simanjuntak mengatakan, Hanura kecewa lantaran tidak ada kadernya yang ditunjuk sebagai menteri pada Kabinet Indonesia Maju.

Padahal, kader partainya sudah berdarah-darah memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019.

"Kalau istilah Pak Erick Thohir berkeringat, kami berdarah-darah (saat Pilpres)," ujar Bona dalam diskusi bertajuk 'Kabinet bikin kaget' di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Bona menambahkan, kader partainya sangat masif memenangkan Jokowi-Ma'ruf di akar rumput.

Bahkan, ia menyebut, sampai-sampai Hanura kehilangan kursi di parlemen.

Gubernur Papua Lukas Enembe Apresiasi Penunjukkan Wempi Wetipo Menjadi Wamen

Menkes Terawan Donasikan Gaji Pertama di Kementerian untuk BPJS Kesehatan

"Gerakan (kader Hanura) cukup masif saat Jokowi berkampanye. Tetapi dalam perjalanan kami memang harus berkorban sehingga tak ada lagi kursi di parlemen," ujar Bona.

Hal ini pula yang membuat kader Hanura belum ikhlas melihat tidak adanya kader Hanura yang masuk ke dalam Kabinet Indonesia Maju.

Namun Bona mengaku, partainya masih melihat ke depan, apakah ada kader Hanura yang akan diberikan jabatan atau tidak.

"Kalau ikhlas, kader belum. Kami masih menunggu ke depan, masih terus bergulir," ujar dia.

Bona sekaligus menegaskan bahwa meskipun tak mendapatkan kursi menteri, Hanura tak akan berubah menjadi oposisi.

"Kalau oposisi kami tidak, kami dukung dari awal," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Klaim Berdarah-darah di Pilpres, Hanura Kecewa Tak Dapat Kursi Menteri", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved