Breaking News:

Punya 3 Panggilan Berbeda, Maruf Amin: Boleh Panggil Saya Abah Kiai Wapres

Wakil Presiden Maruf Amin berkelakar tentang banyaknya panggilan yang ia terima usai menjabat sebagai orang kedua di republik ini.

Instagram/kyai_marufamin
KH Maruf Amin. 

TRIBUNPALU.COM - Wakil Presiden Maruf Amin berkelakar tentang banyaknya panggilan yang ia terima usai menjabat sebagai orang kedua di republik ini.

Saat masih aktif sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ma'ruf mengaku kerap dipanggil kiai.

Namun, di masa kampanye Pilpres 2019, ia lebih sering dipanggil Abah.

Usai dilantik, ia mulai dipanggil Wakil Presiden.

Mahfud MD Santai Tanggapi Ancaman Dijewer Amien Rais untuk Kabinet Indonesia Maju

Wajah-wajah Lama di Kabinet Joko Widodo-Maruf Amin 2019-2024, Siapa yang Geser Posisi?

4 Fakta Santri yang Pernah Viral karena Sebut Prabowo Menteri; Kini Sepeda dari Jokowi Digadai

"Banyak orang bingung menyebut saya, ada yang nyebut Abah, Pak Kiai. Sekarang ada yang nyebut Wapres. Silakan nyebut Abah Kiai Wapres. Boleh juga Abah Kiai Wapres," ujar Maruf Amin saat menutup Musyawarah Besar Pemuda Pancasila di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Dalam acara tersebut, Maruf Amin mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam kemerdekaan dan pembangunan.

Ia mengatakan kemerdekaan tak akan tercetus tanpa desakan para pemuda.

Karena itu, ia meminta para kader Pemuda Pancasila turut aktif dalam mensuksekan pembangunan.

"Karena memang semangat orang-orang muda inilah yang dulu telah membangun kesadaran tentang ke-Indonesia-an, tentang kebangsaan, tentang persatuan yang diwujudkan dalam sumpah pemuda," lanjut Maruf.

"Orang-orang mudalah yang sebenarnya pertama menyadari, pertama pentingnya ke-Indonesia-an, pentingnya persatuan dan pentingnya kebangsaan," lanjut dia.

(Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ma'ruf Amin: Boleh Panggil Saya Abah Kiai Wapres"

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved