Cerita di Balik Penyerbuan Pimpinan ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, Diawali Tes DNA Celana Dalam
Pimpinan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdagi dikabarkan tewas dalam serangan malam pasukan khusus Amerika Serikat.
"Jenazahnya dibuang dengan tepat sesuai dengan hukum konflik bersenjata," kata Jenderal Mark Milley, ketua kepala staf gabungan AS.
Prioritas utama AS adalah menghindari membuat situs pemakaman yang dapat diglorifikasi oleh kelompok ISIS.
Pejabat pertahanan mengindikasikan bahwa mereka telah mengikuti protokol yang sama dengan tubuh Osama bin Laden, yang juga dimakamkan di laut setelah dia terbunuh dalam serangan di Abbottabad, Pakistan pada tahun 2011.
Dalam kasus bin Laden, tubuhnya diangkut ke kapal induk USS Carl Vinson.
Setelah itu tubuhnya dicuci sebelum ditutupi oleh kain putih.
Dan doa dalam bahasa Arab dibacakan di atas mayatnya di atas kapal USS Carl Vinson.
4. Trump Ungkap Foto Anjing yang Tangkap Abu Bakar al-Baghdadi
Presiden AS Donald Trump merilis foto seekor anjing di akun Twitter-nya, Senin (28/10).
Anjing itu diketahui turut serta dalam menangkap pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.
"Kami mengumumkan foto anjing menakjubkan ini yang melakukan PEKERJAAN HEBAT menangkap dan membunuh Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi," ujar Trump, dikutip dari Reuters, Selasa (29/10/2019).
Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Angkatan Darat AS, Mark Milley, bungkam saat ditanyai terkait identitas anjing tersebut, Senin kemarin.
"Kita tidak merilis nama anjing itu untuk saat ini. Anjing itu masih berada dalam operasi militer. Anjing itu, anjing yang bekerja di militer itu, melakukan pelayanan yang luar biasa, seperti yang semua mereka lakukan dalam berbagai situasi," kata Milley.
Milley meyakini anjing itu akan segera pulih kembali dari luka yang dideritanya saat mengejar al-Baghdadi. Tidak diungkapnya identitas anjing itu disebut lantaran anjing itu masih menjalankan misi rahasia.
"Sedikit terluka dan akan pulih sepenuhnya, tetapi anjing itu masih berada di operasi militer, kembali bertugas dengan pawangnya. Itu adalah unit rahasia dan (kami) melindungi identitas anjing itu," katanya.
(TribunPalu.com)